Benarkah Allah Membenci Orang yang Gemuk

Di Islam 490 views

Allah Membenci Orang yang Gemuk

Setiap manusia memiliki postur tubuh yang berbeda-beda. Ada yang memiliki postur tubuh gemuk dan ada juga yang memiliki postur tubuh kecil. Penyebabnya pun bermacam-macam ada yang disebabkan karena faktor makanan yang di konsumsinya dan ada juga faktor dari keturunan.

Allah Membenci Orang yang Gemuk

Tahukah Anda bahwa Allah Membenci orang yang gemuk?. Lalu bagaimana gemuk yang dimaksud disini?. Terdabat banyak hadits yang menjelaskan tentang celaan bagi orang yang gemuk diantaranya adalah sebagai berikut:

Dari Imran bin Hushain Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Generasi terbaik adalah generasi di zamanku, kemudian masa setelahnya, kemudian generasi setelahnya. Sesungguhnya pada masa yang akan datang ada kaum yang suka berkhianat dan tidak bisa dipercaya, mereka bersaksi sebelum diminta kesaksiaannya, bernazar tapi tidak melaksanakannya, dan nampak pada mereka kegemukan”. [HR. Bukhari 2651 dan Muslim 6638]

Kemudian dalam riwayat lain disebutkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Sebaik-baik umatku adalah masyarakat yang aku di utus di tengah mereka (para sahabat), kemudian generasi setelahnya. Kemudian datang kaum yang suka menggemukkan badan, mereka bersaksi sebelum diminta bersaksi.” (HR. Muslim 6636 dan Ahmad 7322)

Hadits diatas menunjukan celaan bagi orang gemuk. Karena gemuk yang bukan bawaan dan penyebabnya banyak dari makan, minum, santai, foya-foya, selalu tenang, dan terlalu mengikuti hawa nafsu. Ia adalah hamba bagi dirinya sendiri dan bukan hamda bagi Tuhannya, orang yang hidupnya seperti ini pasti akan terjerumus kepada yang haram.

Orang gemuk yang dicela disini adalah orang yang gemuk karena kelalaian. Terlalu banyak menikmati kenikmatan lahir sehingga menimbulkan malas untuk beribadah kepada Allah Subhanahuwata’ala.

Allah Subhanahuwata’ala juga mencela orang-orang kafir yang hidupnya hanya bersenang-senang dan makanya seperti makanya binatang, hal ini sebagaimana terdapat dalam firman-Nya yang artinya:

“Dan orang-orang kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang. Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka.” [QS. Muhammad: 12]

Gemuk Yang Tidak Tercela

Gemuk yang tidak tercela yaitu gemuk yang bukan karena malas dan terlalu banyak makan. Orang yang gemuk bukan karena malas akan selalu melakukan aktivitasnya yang bermanfaat. Juga tidak lalai dalam melakukan ibadah kepada Allah Subhanahuwata’ala sebagaimana dialami oleh Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam di penghujung usia beliau dan para sahabatnya.

Bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan witir 9 rakaat, setelah beliau mulai gemuk dan berdaging, beliau shalat 7 rakaat. Kemudian shalat 2 rakaat sambil duduk. [HR. Ahmad 26651 dan Bukhari 4557].

author
Penulis: 
    Baca Juga×

    Top