Inilah Dosa yang Terus Mengalir hingga Kiamat

Posted on

Semua umat Islam insya Allah mengetahui apa yang namanya amal jariyah. Yaitu amal yang tidak akan terputus pahalanya meskipun seseorang tersebut telah tiada. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa amal jariyah itu ada tiga, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakan orang tuanya.

Di kehidupan dunia ini ternyata bukan hanya amal baik saja yang akan mengalir terus pahalanya sampai hari kiamat nanti. Begitu juga lawannya, amal buruk juga sebabkan dosa yang terus mengalir hingga kiamat. Inilah yang disebut dengan dosa jariyah.

neraka, dosa jariyah, dosa

Jika semasa hidup kita tidak memiliki amal jariyah, maka pastikanlah kita tidak mempunyai dosa jariyah setelah kematian. Rugi besar jika kita memiliki dosa jariyah yang dosanya akan terus mengalir sampai kiamat. Dan yang pasti terjadi, dosa jariyah dan amal jariyah tidak mungkin ada pada keduanya pada seseorang

Berikut ini beberapa hal yang menjadi sebab kita mendapatkan dosa jariyah – na’udzubillah min dzaalik-, semoga kita dijauhkan daripadanya.

1. Mengajarkan keburukan pada orang lain

Menunjukkan keburukan kepada orang lain ini bukan hal sepele, akan besar konsekuensinya. Sebagai contoh, kita mengajarkan seseorang cara mencuri. Selama orang yang kita ajari mencuri tersebut melakukan ‘ilmu’ dari kita maka dosa akan terus mengalir.

Belum lagi jika orang yang kita ajari tersebut mengajarkannya kepada orang lain lagi. Tentu kita sebagai sumber ajaran keburukan tersebut akan mendapatkan dosa lebih berat.

Sebagaimana firman Allah tentang orang yang mengajarkan atau mencontohkan perbuatan dosa kepada orang lain, ia akan menanggung dosa orang yang mengikutinya

“Mereka akan memikul dosa-dosanya dengan penuh pada hari Kiamat, dan MEMIKUL DOSA-DOSA ORANG YANG MEREKA SESATKAN, yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan)”. (QS. An Nahl : 25)

2. Tidak mengajarkan, hanya share saja di sosial media

Ini termasuk yang sepele, lebih ringan daripada mengajarkan secara langsung, tapi sama saja akibatnya. Sebagian kita memang tidak sadar akan hal itu. Terlebih di era media sosial seperti sekarang ini. Begitu banyak orang yang menurutnya hanya sekedar “share” tapi ternyata dampaknya besar.

Misal, kita pernah share video porno ke media sosial sehingga dengan itu banyak orang menjadi penontonnya. Atau juga memajang foto dengan aurat terbuka di media sosial. Dan masih banyak contoh lain, intinya kita tidak mengajarkan secara langsung.

Dalilnya masih sama seperti di atas, selama ada orang mengikuti “dosa” yang kita share maka kita juga mendapat bagiannya. Oleh karenanya, sebelum malaikat maut menjemput, sebelum nafas keluar dari kerongkongan mari kita bertaubat dengan taubat yang sungguh-sungguh insyaallah Allah akan mengampuni.

Perbaiki diri dengan banyak istighfar dan memberi manfaat kepada oranglain walaupun dengan hal yang sangat kecil, seperti memberi hadiah untuk menunjang ibadah kepada Allah. Jangan dilihat dari nilainya, tetapi manfaat kedepannya.

Kehidupan kita di dunia ini pasti akan memberikan dampak setelah kita mati dan meninggalkan jejak baik kebaikan atau keburukan. Dan semoga kelak kita banyak meninggalkan kebaikan-kebaikan yang membawa kebahagian orang di sekitar, aamiin.

 

Gravatar Image
Suka menulis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *