Hati-hati..!! Jangan Bercanda Pada 3 Hal Ini

Di Islam 8029 views

 

Bercanda memang diperlukan untuk menjadikan hari-hari kita lebih cerah dan segar. Namun setiap hal ada batasan-batasannya, setiap perkara ada kadar-kadarnya masing-masing, dan setiap urusan ada tempat-tempatnya. Islam sangat menganjurkan agar tidak bercanda pada 3 perkara yaitu nikah, talak dan rujuk.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda yang artinya:

Tiga perkara yang serius dan bercandanya sama-sama dianggap serius: nikah, talak dan rujuk”. [HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah].

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam telah melarang bercanda dalam 3 hal diatas, dan beliau menjelaskan bahwa meskipun ketiga-tiganya dilakukan dengan bercanda tetap saja dihukumi semestinya.

Pertama – Nikah

Seandainya engkau mengatakan kepada seseorang: “Saya nikahkan engkau dengan anak perempuanku, dia mau untuk menikah.” Lalu dia menjawab: “Saya terima.” Kemudian engkau mengatakan: “Saya hanya bercanda, engkau tidak sekufu (tidak selevel) dengan anak perempuanku, ketika saya mengatakan bahwa dia mau menikah saya berdusta, dan engkau tidak sekufu dengan anak perempuanku.” Atau laki-laki tersebut yang mengatakan: “Ketika saya mengatakan menerima maka itu hanya basa-basi, saya sebenarnya tidak suka kepadanya.” Maka kita katakan bahwa pernikahan ini telah terjadi dengan sah, tidak ada yang membebaskannya kecuali dengan menjatuhkan thalaq.

Kedua – Talak

Menurut mayoritas ulama, siapa yang mengucapkan kata “talak” (cerai) walau dalam keadaan bercanda atau main-main asalkan lafazh talak tersebut keluar shorih (tegas), maka talak tersebut jatuh jika yang mengucapkan talak tersebut baligh (dewasa) dan berakal. Sehingga tidak ada alasan jika ada yang berucap, “Saya kan hanya bergurau”, atau “Saya kan hanya main-main”. Meskipun ketika itu ia juga tidak berniat untuk mentalak istrinya.

Ketiga – Rujuk

Seandainya dia mengatakan istrinya yang telah dia thalaq sekali: “Aku merujukmu.” Kemudian dia mengatakan: “Aku mengatakannya karena malu dan basa-basi.” Maka kita katakan bahwa telah terjadi rujuk.

 

 

Tags: #bercanda #larangan bercanda

author
Penulis: 
    Baca Juga×

    Top