Inilah 3 Sebab Utama Doa Terkabul

Di Islam 677 views

Sebab utama Doa Terkabul

Do’a merupakan salah satu senjata utama orang islam. Dengan doa kita bisa mengubah apa yang telah ditakdirkan Allah Subhanahuwata’ala kepada kita. Doa juga sebagai sarana kita untuk meminta sesuatu kepada Allah Subhanahuwata’ala karena Allah sangatlah dekat dengan kita sebagaimana dalam Firman-Nya:

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” [QS. Al-Baqarah 186]

Sebab utama Doa Terkabul

Dalam berdoa kita harus tahu apa saja sebab doa yang dapat menyebabkan doa kita terkabul.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah lantas mengatakan,

“Siapa yang menghadirkan hati dalam do’a, pas keadaan darutat (genting) ia meminta, dan kuat rasa harapnya, maka hampir-hampir do’anya sulit untuk ditolak.” (Al-Fawaid, hlm. 78)

Berarti kesimpulannya, ada tiga sebab utama do’a itu terkabul:

  • Hati tidak lalai dalam do’a, benar-benar menghayati saat memanjatkan do’a.
  • Benar-benar butuh, membuat kondisi genting saat meminta.
  • Menaruh harapan besar terkabulnya do’a.

Jika kita ingin doa kita cepat terkabul kita harus bisa menghadirkan hati kita di hadapan Allah Subhanahuwata’ala dan memanjatkan doa dengan penuh kesungguhan serta yakin doa kita akan dikabulkan. Orang yang lalai dan tergesa-gesa doanya tidak akan dikabulkan sebagaimana Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

Berdoalah kepada Allah dalam keadaan yakin akan dikabulkan, dan ketahuilah bahwa Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” [HR. Tirmidzi, no. 3479]

Berdoa dalam keadaan genting dan sangat membutuhkan juga merupakan salah satu sebab utama doa terkabul. Namun jika ada sesuatu yang tidak halal dalam tubuh kita bisa menyebabkan doa kita tidak terkabul. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menceritakan tentang seroang laki-laki yang telah lama berjalan karena jauhnya jarak yang ditempuhnya. Sehingga rambutnya kusut, masai dan berdebu. Orang itu mengangkat tangannya ke langit seraya berdo’a: “Wahai Tuhanku, wahai Tuhanku.” Padahal, makanannya dari barang yang haram, minumannya dari yang haram, pakaiannya dari yang haram dan diberi makan dengan makanan yang haram, maka bagaimanakah Allah akan memperkenankan do’anya?“ [HR. Muslim, no. 1015]

Keadaan dia yang genting sebenarnya membuat doanya terkabul namun dikarenakan ia mengonsumsi yang haram yang mengakibatkan doanya sulit terkabul.

Tags: #doa #doa yang terkabul

author
Penulis: 
    Baca Juga×

    Top