Jasa Pengiriman Termurah di Bali

Di Info 2714 views

Edisi mudik bagian pertama :mrgreen:

Alhamdulillah masih bisa menulis lagi, kali ini saya ingin curhat bertema mudik, hahaha. Insya Allah mudik kali ini saya tidak sendiri, ditemani istri tercinta dan dedek yang masih dalam kandungan, hihi. Ceritanya tahun ini kami mau pindahan dari Denpasar ke Pekalongan sehingga tahun ini insya Allah mudik lebaran yang terakhir kalinya dari Denpasar.

Tahu sendiri kan bagaimana ribetnya pindahan, apalagi pindahnya antar kota antar propinsi (AKAP) kayak bis aja ya 😆 Barang-barang segunung sudah tentu harus dibawa. Nah, masalahnya bagaimana cara membawa barang-barang yang ada. Setelah packing-packing akhirnya barang tersebut hanya sebanyak 6 koli. Tepatnya 5 dus dan 1 karung, itu gede-gede boo’.

jasa pengiriman termurah di bali, ekspedisi di bali, jasa pengiriman murah di denpasar

Beberapa bulan lalu saya sudah merencanakan perjalanan mudik dengan memesan tiket pesawat promo garuda dari Denpasar ke Surabaya dan disambung dengan kereta malam api dari Surabaya ke Pekalongan. Tentu saja saya harus mengkonversi barang-barang yang ada menjadi lebih simpel. Tidak mungkin juga membawa segitu banyak barang ke pesawat, hehe. Diputuskanlah untuk mengirim barang-barang itu dengan jasa pengiriman.

Mulai mencari jasa pengiriman termurah di Bali dari tanggal 18 Juli 2014, ternyata banyak yang sudah tidak menerima pengiriman barang 🙁 Kalau urusan kirim mengirim barang dengan ukuran dan berat yang kecil sih ringan, tapi bagaimana dengan barang-barang dengan bobot 75 kg? Bisa tekor bandar 😀

Jasa Pengiriman Termurah

Ternyata mencari jasa pengiriman barang murah di Bali itu susah. Hampir semua jasa pengiriman yang saya tahu kutelpon satu persatu. Mulai dari wahana, elteha, pahala express, sakura, dakota cargo, gunung harta paket hingga kramat jati paket.

Dari sekian jasa pengiriman barang, yang termurah untuk mengirim barang gede adalah dakota dan kramat jati. Tarif dakota dari Bali ke Pekalongan untuk 5 kg pertama Rp 35.000 dan selanjutnya dikenakan biaya Rp 2.200 / kg. Sedangkan untuk Kramat Jati Paket, biayanya Rp 38.000 / 5 kg pertama, selanjutnya Rp 3.000 / kg.

Saya memilih Dakota Cargo karena memang untuk pengiriman paket, sedangkan Kramat Jati kan terkenalnya adalah bis transportasi antar kota antar provinsi. Sayangnya Dakota Cargo sudah tidak melayani pengiriman barang ke Pekalongan – Jawa Tengah sejak H-15, hiks. Padahal kalau dihitung-hitung saya hanya mengeluarkan biaya tidak lebih dari dua ratus ribu.

Opsi jasa pengiriman barang termurah kedua di Bali setelah Dakota, Kramat Jati Paket. Saya telpon harganya lumayan murah dan lokasinya paling dekat dengan tempat tinggalku, di Renon. Saya telpon dan katanya bisa, yeaaay! Alhamdulillah rasanya sangat seneng telah menemukan jasa yang tepat. Malamnya setelah buka puasa dan sholat maghrib, saya angkut 3 kali bolak balik dengan sepeda motor menerjang rintik gerimis malam itu.

Selesai sholat isya, barang sudah kubawa semua di tempat 😀 Giliran ditimbang oleh petugasnya daaaannn setelah melihat alamat yang tertera ke Pekalongan si petugas langsung minta maaf karena dia tahunya saya ngirim barang ke Jakarta. Bisa ditebak sodara… Kramat Jati juga sudah tidak menerima pengiriman ke Pekalongan, hiks… *nangis dipojokan*

Bagaimana tidak kesal, perjuanganku mengangkut barang sendirian sia-sia belaka. Mas-masnya terlihat menyesal juga karena tidak melihat alamat ketika saya menurunkan barang pertama. Padahal waktu ditelpon mereka bilang bisa ngirim ke Pekalongan.

POS Logistik Termurah Saat Kepepet

Keesokan harinya setelah ditolak Kramat Jati, saya mulai move on 😀 Kali itu saya mengirim barang pesanan orang melalui tiki yang kebetulan di depannya ada kantor pos, jadi sekalian saya kirim paket yang lebih kecil di pos. Saat itu saya melihat ada banner di Kantor Pos yang menyatakan bahwa kirim paket jumbo di Kantor Pos minimal 30 kg dengan harga yang sangat murah. Ke Semarang hanya 1.500 / kg, sedangkan ke Jakarta 3.500. Tanpa babibu saya langsung nanya ke petugas dan katanya bisa, yeaaay!

Trauma malam harinya, saya mengkonfirmasi berkali-kali apakah benar bisa ngirim ke Pekalongan dengan harga itu. Dan dengan yakin petugasnya juga menjawab seperti yang saya harapkan :mrgreen: Walhasil saya pindah barang ke Kantor Pos tersebut. Belum tali saya lepas, petugas pos dari dalam menghampiri saya:

“Mas yang mau ngirim barang 75 kg?”

“Iya, Mas, kenapa?”

“Tadi udah saya sms, udah balas”

“Hah? sms mana mas? Hape saya di rumah”

“Maaf mas, ternyata ke Pekalongan tarifnya 8 ribu / kg”

“Haaahh?”, saya kembali terkejut untuk kesekian kali.

Ternyata saya kembali nangis dipojokan. Dengan santai saya tanggapi, “Loh, kan tadi bilang bisa kirim, tarifnya ke Jakarta nggak apa-apa mas”, dalam hati saya bergumam “Biarpun harga 3500 lebih murah daripada jasa pengiriman lainnya”. Akhirnya dia memberikan kontak orang yang ada di Pos Logistik, karena kantor pos tersebut kerjasama dengan Pos Logistik yang juga tidak jauh dari lokasi saya tinggal.

Dia menyuruh saya nego sendiri dengan orang pos logistik mengenai pengirimannya. Tentu saja sebelum berbicara tarif saya mempertanyakan keabsahan banner yang dipasang di kantor pos. Kata mbak-mbak diujung telpon, “Oh, itu banner setahun yang lalu, Mas”. Heeew, banner lama kok masih dipasang?

Setelah nego, orang Pos Logistik memberi harga 6000 / kg dari Denpasar ke Pekalongan. Itupun nggak janji dikirim sebelum lebaran, katanya truk sudah tidak bisa kirim barang pada H-5. Saya iyakan dengan pertimbangan yang penting ditaruh di Kantor Pos dulu, meskipun ngirimnya habis lebaran sebab saya kan tanggal 23 sudah tidak di Bali lagi, bagaimana ngurusnya?

Setelah pindahan, dan ditimbang, maka tarif keseluruhan barang sebesar Rp 450.000. Tarif itu lebih murah daripada jasa pengiriman lainnya yang juga tidak menjanjikan bisa dikirim sebelum hari raya.

Dari peristiwa tersebut, saya jadi punya pengalaman yang tak terhitung nilainya. Diantara hikmah peristiwa yang saya alami sebagai berikut:

Jangan sekalipun mengirim barang dalam jumlah besar ke kota kecil mepet waktu mudik. Minta tolonglah kepada teman / saudara / tetangga jika mengalami kesulitan

Tags: #Ekspedisi Bali #Jasa Pengiriman #Pengiriman di Bali

author
Penulis: 
Blogger asal Pekalongan yang punya mimpi BESAR. Terima kasih telah membaca tulisan saya, silakan SHARE jika bermanfaat!
Baca Juga×

Top