Ngeri, Ini 4 Bahaya Menahan Kentut

Posted on

bahaya menahan kentut, aritunsa.com, ari tunsa, bahaya kentut

Pembahasan kali ini meskipun agak agak “jorok” tapi insya Allah bisa menambah informasi dan semoga bisa bermanfaat. Yaitu, kentut atau buang angin. Sebenarnya buang angin ini perkara yang terlihat kecil tapi ternyata besar.

Coba saja tanya pada pasien setelah operasi caesar, kalimat apa yang sering diucapkan oleh dokter saat sedang mengontrol mereka?

Jawabannya: Sudah kentut, Bu? 😀

Masih belum percaya kalau ini perkara besar? Coba deh praktikkan, saat Anda berada di ruang rapat tertutup dengan banyak audience. Niscaya seluruh ruangan akan gaduh dibuatnya, haha. Tapi yang ini, jangan dilakukan beneran kalau Anda tidak mau menanggung malu.

Saat berada di sebuah acara yang bisa dibilang formal atau resmi, perilaku buang angin ini tentu akan dihindari sebisa mungkin. Sementara, buang angin ini tidak pandang kompromi waktu dan tempat. Alhasil, mau tidak mau kita harus menahannya hingga acara selesai. Setidaknya sampai istirahat.

Nah, ternyata hal itu bukan perkara sepele lho. Ada resiko yang harus kita ketahui saat menahan buang angin terlalu sering.

Berikut beberapa bahaya yang bisa timbul karena menahan kentut :

1. Perut kembung

Kembung pada bagian perut merupakan suatu gangguan yang membuat penderitanya merasa sangat tidak nyaman, seperti begah dan bersendawa. Gangguan ini terjadi akibat adanya penumpukan gas yang berlebihan pada saluran pencernaan seperti pada lambung dan usus.

2. Menurunnya nafsu makan

Perut kembung atau terjadinya rasa begah di perut membuat keadaan seseorang menjadi sangat tidak nyaman. Ia akan merasa perut terasa penuh. Hal ini bisa menyebabkan hilangnya nafsu makan.

3. Kram pada perut

Kelebihan gas yang terjadi pada salah satu bagian usus, dapat mengakibatkan gangguan kram pada perut. Sehingga penderita merasakan sakit yang melilit pada daerah perut, maupun gejala lainnya.

4. Wasir

Menahan buang gas atau kentut mengakibatkan wasir. Hal ini terjadi karena adanya gerakan yang berlebihan pada organ dubur pada saat menahan kentut agar tidak keluar. Gerakan tersebut membuat otot-otot di dubur menegang dan memicu melebarnya pembuluh darah.

Bagaimana, setelah membaca fakta ini, masihkah kita menganggap “kentut” sebagai perkara kecil? Semoga sedikit informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda. Jika merasa bermanfaat,

Gravatar Image
Seorang pria asal Pekalongan yang gemar menulis dan sekarang belajar berbisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *