Perilaku Ibu Hamil Pada Trimester Pertama hingga Kedua

Posted on

kondisi ibu hamil, trimester pertama, trimester kedua, kehamilanPerilaku ibu hamil pada trimester pertama hingga kedua memang sedikit tidak biasa, hehe. Semenjak trimester pertama kehamilan istri tercinta, saya jadi terbiasa berkomunikasi dengan bahasa isyarat, hihi. Pasalnya sama seperti kebanyakan wanita hamil lainnya, dia terkena sindrom trimester awal ?

Bagi yang belum tahu, biasanya pada trimester awal ibu hamil mengalami mual dan muntah. Mulai dari kadar ringan hingga berat, bahkan sampai harus opname karena tidak bisa makan. Pada fase tersebut, bumil juga banyak produksi air liur yang menyebab enggan untuk berkomunikasi secara verbal.

Yah, memang begitulah ciri-ciri wanita hamil, mau nggak mau harus dijalani. Jalani dengan ikhlas karena itu memang salah satu latihan bagi seorang calon ibu. Selain sang calon ibu, ternyata calon bapaknya juga wajib ikut menyesuaikan.

Istri menggunakan isyarat, suami juga harus mencoba mengerti. Sekali dua kali nggak paham, ya tulis kemauan istri di note handphone, hehe.

Karena kebiasaan trimester pertama itulah akhirnya saya juga terkadang secara spontan berkomunikasi dengan istri menggunakan bahasa isyarat haha. Menirukan istri saat hendak mengatakan sesuatu kepadanya. Hal itu yang sekarang membuat kami kadang menertawakan diri karena melihat emoticon alay dengan tidak sengaja.

Jika kebetulan Anda juga mengalami hyper emesis (nuntah berat) pada trimester pertama itu wajar. Jangan takut, nikmatin saja, asal tetap harus masuk asupan makanan bergizi. Apabila tidak bisa masuk apapun dan kondisi makin drop sebaiknya opname karena dokter akan memberikan obat yang sesuai untuk ibu hamil.

Kondisi Ibu Hamil di Trimester Kedua

Well, beberapa bulan ini istriku sudah melewati masa-masa trimester pertama. Kondisinya pun mulai membaik, begitu juga dengan kondisi janin di perutnya. Semakin membesar dan sehat, insya Allah. Semoga saja sehat hingga lahir dengan selamat, menjadi anak sholeh yang berbakti pada orang tua dan agama.

kondisi ibu hamil, kehamilan, hamil sehat, hamil pada trimester pertama

Pada tahap ini perilaku bumil berubah 90 derajat, hihi. Yang tadinya pada trimester awal tidak mau masuk makanan meski hanya sesendok air pun, kini rasanya tak cukup lagi makan tiga kali sehari, hehe. Jadi sangat bersyukur banget bisa melihat istri banyak makan.

Dan yang lebih penting lagi bahasa isyarat mulai hilang dari percakapan WAJIB sehari-hari. Meski belum seratus persen hilang suasana obrolan sudah mulai ramai lagi. Saya tidak seperti sedang berbicara di depan cermin, haahahaa.

Perkembangan janin pada trimester kedua juga sudah mengalami perubahan yang signifikan. Dedek dalam perut sudah aktif bergerak, meskipun sangat pelan. Gerakan tersebut hanya terlihat seperti denyut nadi, tapi lebih keras sedikit. Pada trimester kedua Bumil muda ini alhamdulillah dalam kondisi sehat.

Saya pernah membaca artikel tentang kehamilan, katanya pada usia itu si jabang bayi sudah bisa menggerakkan kepalanya. Entah benar atau tidak yang jelas saya sangat senang dengan perkembangannya.

Senangnya berlipat saat melihat istriku tersenyum geli kala sang calon bayinya bergerak menggelitik, hihi. Kalau saya sedang disampingnya pasti ditarik tanganku dan ditempelkan ke bagian perut yang bergerak, lucuu. Subhanallah, semoga diberi kelancaran hingga lahir.

Mungkin karena saya baru pertama kali merasakan mau jadi seorang ayah. Ya begitulah kondisi kehamilan pada trimester kedua. Demikian tulisan geje saya kali ini, hihi… Jika kurang bermanfaat ya tak mengapa karena ini memang curhat ?

Gravatar Image
Seorang pria asal Pekalongan yang gemar menulis dan sekarang belajar berbisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *