Artikel Hilang Semua Melayang

Diposting pada

penghasilan dari internet, google adsense

Hmm… ini tulisan curhat tentang penghasilan dari internet yang selama ini saya jalani, adsense. Sejak google adsense menyerang, tulisan-tulisan blog saya jadi salah orientasi. Semua ditulis untuk tujuan agar dibaca banyak orang, bukan untuk kepentingan hobi yang pembacanya adalah teman-teman blogger sendiri.

Teringat kembali masa-masa silam, sekitar tahun 2009 – 2012, dimana saya sudah mulai aktif ngeblog. Semuanya tampak menyenangkan dengan berkunjung dari satu blog ke blog lain. Rasanya menyenangkan, membaca tulisan-tulisan tentang kehidupan sehari-hari masing-masing blogger di Indonesia.

Rasanya sungguh lebih dekat bisa mengenal mereka lewat tulisan-tulisannya di blog. Sehingga ketika suatu hari bepergian ke kota tertentu bisa bertemu blogger di kota tersebut. Rasanya seperti sudah kenal lama, meskipun baru ketemu saat itu. Penyebabnya hanya karena sering membaca “diary” di blognya.

2013, Awal Kenal Google Adsense

Yang jelas, domain aritunsa.com saya beli diakhir 2012, ketika sudah mempersunting seorang tetangga. Saat itu memang keputusan yang coba-coba saja, iseng beli domain biar keren, hehe.

Entah darimana saya termotivasi, tiba-tiba niat saya mendaftar google adsense memuncak. Dengan harapan memperoleh penghasilan dari internet. Yang jelas banyak blogger sudah terlebih dahulu mendaftar google adsense juga saat itu.

1 Maret 2013 akhirnya saya memutuskan untuk mendaftar google adsense, dan 3 hari kemudian diapprove. Duhh senangnya saat itu. Padahal dulu daftarnya cukup mudah.

Setelah pasang sana-sini kode iklan dari google, terbayang sudah penghasilan dari internet dalam bentuk dolar. Sudah membayangkan begitu indahnya dapat penghasilan tiap bulan dari internet. Tapi sayang, ternyata tidak semudah itu, Ferguso!

Pembayaran Pertama dari Google Adsense

Meskipun mudah diapprove google adsense, tapi tidak semudah itu untuk mendapatkan dolar darinya. Terhitung selama satu tahun lebih sejak awal maret 2013, saya baru menerima bayaran dari google pada akhir oktober 2014. Itupun baru mencapai minimum threshold.

Ya, kita memang disediakan laporan penghasilan yang bisa dilihat secara harian maupun bulanan, tapi google belum akan meneruskan penghasilan kita sebelum mencapai minimium pembayaran. Dari pihak google, minimum pembayarannya sendiri adalah 100 dolar.

Jadi, saat penghasilan kita menyentuh angka US$100 kita baru bisa mengambil uangnya pada bulan depannya. Pada kasus saya, minimum threshold sudah tercapai pada bulan September, tapi baru dibayarkan pada tanggal 22 Oktober 2014.

pembayaran google

Alhamdulillah pembayaran pertama saya pada saat itu sekitar $158 dengan nilai kurs dolar sekitar dibawah Rp 10.000 kayaknya, lupa.

Gajian Tiap Bulan dari Google Adsense

Setelah beberapa kali dapat kode pin untuk mengambil penghasilan dari Google Adsense, alhamdulillah sudah bisa gajian rutin dari situ.

Mulai saat itu, saya juga memutuskan untuk full mengerjakan pekerjaan yang berhubungan dengan menulis di blog dan memonetisasinya. Terlebih setelah tambah kenal Youtube Adsense, saya jadi mempunyai dua chanel penghasilan.

Bukan hanya itu, saya belajar banyak dari blog. Ternyata kita juga bisa memperoleh penghasilan lain dari blog melalui agensi iklan yang ingin ikut menerbitkan tulisannya diblog kita. Itu semua terjadi seiring blog kita bertambah usianya dan rank nya di internet.

Saya sudah lupa tentang page rank atau domain rank. Sudah lama banget tidak menyentuh itu semua.

Dari Sini Bermula dan Berakhir

Seiring berjalannya waktu, penghasilan saya dari Google Adsense semakin naik. Hal itu disebabkan karena semakin banyak tulisan saya terindeks oleh google sehingga menjadi bertambah pengunjungnya.

Hingga artikel di blog ini berjumlah lebih dari seribu post. Sampailah pada suatu ketika, saya menemukan satu metode bagaimana mendapatkan traffic dengan cepat dan banyak.

Disatu sisi, itu menguntungkan tapi disisi lain, saya harus menjadikan blog ini bisa menerima pengunjung yang banyak. Akhirnya, setelah mempertimbangkan semuanya, dari share hosting, saya berpindah menggunakan VPS (Virtual Private Server).

Jika menggunakan shared hosting, saya tidak bisa menampung banyak pengunjung, tapi ketika menggunakan VPS, bisa lebih banyak lagi.

Setelah mencari kesana-kemari, saya menemukan penyedia VPS yang handal dan murah. Dulu kayaknya saya hanya membayar sekitar Rp 1.800.000 untuk setahun. Termasuk murah untuk ukuran VPS. Dan alhamdulillah, performanya cukup bagus. Tercatat lebih dari 500 hingga ribuan pengunjung online secara bersamaan tapi tidak membuat website saya down.

Penyedia VPS Tutup Tanpa Backup

Jadi saya beli VPS itu sama orang Indonesia yang menjadi reseller dari penyedia vps luar negeri. Nah, beberapa bulan setelah saya pakai layanan vps murah itu, akhirnya tumbang juga.

CEO dari perusahaan server luar negeri yang saya lupa namanya, akhirnya berganti dengan CEO baru. Keputusan yang dibuat oleh CEO baru itu membuat saya ‘menangis’. Sebab layanan VPS disana telah ditiadakan.

Sebenarnya gak masalah, tapi yang masalah itu ketika reseller vps yang saya beli tidak mengetahui adanya penghapusan layanan. Padahal dari perusahaan VPSnya memberikan waktu untuk semua resellernya mem-backup semua data-datanya.

Deadline waktu backup vps berakhir tanpa sepengetahuan orang Indonesia yang menjadi resellernya. Akibatnya, semua orang yang membeli VPS sama dia, menangis berjamaah.

Tidak ada backup artinya semua data di blog saya yang disimpan di VPS hilang. Artinya juga semua artikel yang jumlahnya ribuan itu juga ikut hilang seketika. Alhasil saya harus memulai ngeblog dari awal untuk memulihkan traffic. Betapa sedihnya.

Padahal semua hasil jerih payahku ini sebelumnya sudah menghasilkan dolar setiap bulannya meskipun tidak diupdate lagi.

Yaa… mau bagaimana lagi, marahpun tiada guna. Lebih baik memulai dari awal. Peristiwa itu terjadi sekitar tahun 2016.

Kembali Menulis Artikel

Setelah kejadian yang menyedihkan itu, saya sama sekali tidak punya pendapatan dari blog. Hanya saja, saat itu saya sudah merintis Youtube dan jualan online. Alhamdulillah ternyata lebih dari adsense di blog waktu itu. Tapi bagaimanapun juga, adsense dari blog hasilnya bisa bermanfaat banyak.

Alhamdulillahnya juga saya punya adik ipar yang mau disuruh nulis blog ini, sehingga bisa update kembali dengan artikel yang lumayan banyak.

Habis jatuh, tertimpa tangga. Kayaknya ungkapan itu pas sekali buat saya waktu itu, setelah mulai lagi dengan penuh semangat, tiba-tiba ada masalah hosting lagi yang membuat artikel saya kembali hilang untuk kedua kalinya.

Tak patah arang, setelah lama rehat karena tergantikan aktifitas jualan online, saya pun kembali membangun blog ini. Saya kembali dan akan menjalaninya dengan hati-hati. Meskipun dimulai dari nol lagi.

Hmm.. begitulah lika-liku ingin mendapatkan penghasilan dari internet terutama melalui Google Adsense. Bagi yang belum tahu bagaimana sistem kerjanya Google Adsense, kenapa bisa ngasih gaji ke saya, bisa tanya di kolom komentar ya….

Gambar Gravatar
Seorang pria asal Pekalongan yang gemar menulis dan sekarang belajar berbisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.