Bacaan Dzikir Pagi

bacaan dzikir pagi

Mulai dari bangun tidur hingga tidur lagi, Islam mengajarkan kita untuk membaca berbagai macam dzikir. Dzikir adalah salah satu ibadah yang sangat mudah dilakukan, asal tidak berada pada tempat-tempat terlarang seperti kamar mandi dan tempat kotor lainnya.

Sangking besarnya keutamaan dzikir, Rasulullah bahkan mengumpamakan orang yang dzikir dan tidak itu seperti orang hidup dan mati. Sebagaimana tersebut dalam kitab Fathul Bari 11/208:

“Perumpamaan orang yang ingat kepada Rabbnya dengan orang yang tidak ingat Rabbnya seperti orang hidup dengan yang mati” [HR. Al Bukhari]

Pernah suatu ketika dua orang Badui mendatangi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam dan bertanya tentang siapa manusia yang terbaik. Lalu Rasulullah menjawab bahwa orang yang paling baik adalah orang yang panjang umurnya, baik amalnya.

Lalu Badui satunya bertanya tentang amal apa yang paling baik. Rasulullah menjawab, “Amal yang paling baik adalah engkau berpisah dari dunia (mati) sementara lisanmu basah dengan dzikir kepada Allah.”

Anjuran Dzikir Pagi Petang

Salah satu dzikir yang dianjurkan oleh Rasulullah adalah dzikir pagi dan petang. Sebagaimana termaktub dalam Alquran surah Al-Ahzab ayat 41-42 berikut:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اذْكُرُوا اللّٰهَ ذِكْرًا كَثِيْرًاۙ

Wahai orang-orang yang beriman! Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya,

وَّسَبِّحُوْهُ بُكْرَةً وَّاَصِيْلًا

 bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.

Sebenarnya ada banyak sekali dalil yang menunjukkan keutamaan dzikir pagi dan petang. Dan semua itu biasa Rasulullah lakukan setiap hari.

Kapan Waktu Dzikir Pagi Petang

Sesuai namanya dzikir pagi dan petang dilaksanakan ketika waktu pagi dan petang. Telah tersebut dalam Alquran surah Qaf ayat 39:

وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوْعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ الْغُرُوْبِ

“…dan bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu sebelum matahari terbit dan sebelum terbenam.”

Dzikir pagi dibaca setelah sholat subuh hingga terbitnya matahari. Sedangkan dzikir petang dibaca setelah sholat ashar hingga terbenamnya matahari.

Hanya saja para ulama berbeda pendapat mengenai waktu dzikir pagi dan petang. Ada yang berpendapat dzikir pagi bisa dibaca hingga berakhirnya waktu dhuha. Sedangkan dzikir petang bisa dibaca hingga berakhirnya waktu isya.

Apapun itu, yang penting kita tidak lupa untuk mengamalkannya setiap hari agar memperoleh keutamaan yang sangat besar.

Dzikir Yang Dibaca Waktu Pagi

Kembali ke topik utama, berikut ini bacaan dzikir pagi yang bisa kita amalkan setiap hari. Insya Allah setiap dzikir ada dalil dan keutamaannya:

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

Aku berlindung dari godaan syaitan yang terkutuk

1. Ayat Kursi (Dibaca 1 kali)

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahabesar.

Keutamaan:

Barangsiapa membaca ayat kursi ketika pagi maka dia akan terlindungi dari berbagai gangguan jin hingga sore. Dan siapa yang membacanya saat sore, maka dia akan mendapat perlindungan hingga pagi. Hadits riwayat An-Nasa’i dan At Thabrani.

2. Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas (Dibaca 3 kali)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ

اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ

لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ

وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.” [QS. Al-Ikhlas: 1-4]

قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ الْفَلَقِۙ

مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَۙ

وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ اِذَا وَقَبَۙ

وَمِنْ شَرِّ النَّفّٰثٰتِ فِى الْعُقَدِۙ

وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ اِذَا حَسَدَ

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar). dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya). dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.” [QS. Al-Falaq:1-5]

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَ النَّاسِ

Katakanlah: Aku berlindung kepada Rabb manusia. Raja manusia. Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari jin dan manusia.” [QS. An-Naas:1-6]

Keutamaan:

Barangsiapa yang membaca ketiga surat tersebut  sebanyak 3 kali setiap hari pada waktu pagi dan sore maka sudah cukup baginya perlindungan dari segala bentuk bahaya atas izin Allah. Disarikan dari hadits riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi.

3. Dibaca 1 kali

أَصْبَحْنَا وَأَصْبَحَ الْمُلْكُ لِلَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. رَبِّ أَسْأَلُكَ خَيْرَ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَخَيْرَ مَا بَعْدَهُ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا فِيْ هَذَا الْيَوْمِ وَشَرِّ مَا بَعْدَهُ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ وَسُوْءِ الْكِبَرِ، رَبِّ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ

“Kami telah memasuki waktu pagi dan kerajaan hanya milik Allah, segala puji bagi Allah. Tidak ada ilah (yang berhak disembah) kecuali Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya. Milik Allah kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu. Wahai Rabbku, aku mohon kepada-Mu kebaikan di hari ini dan kebaikan sesudahnya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan hari ini dan kejahatan sesudahnya. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di hari tua. Wahai Rabbku, aku berlindung kepada-Mu dari siksaan di neraka dan siksaan di alam kubur.”

Keutamaan:

Memohon perlindungan kepada Allah agar dihindarkan dari sifat malas dan kejelekan masa tua hingga siksaan neraka dan alam kubur. Doa tersebut sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu.

4. Dibaca 1 Kali

اللَّهُمَّ بِكَ أَصْبَحْنَا، وَبِكَ أَمْسَيْنَا، وَبِكَ نَحْيَا، وَبِكَ نَمُوتُ، وَإِلَيْكَ النُّشُورُ

“Ya Allah, dengan-Mu kami memasuki waktu pagi, dan dengan-Mu kami memasuki waktu sore. Dengan-Mu kami hidup dan dengan-Mu kami mati. Dan hanya kepadaMu kebangkitan (semua makhluq)”

Keutamaan:

Doa tersebut menunjukkan kepasrahan seseorang kepada Allah dan mengakui bahwa semua yang terjadi merupakan karunia dari Allah. Dan dia juga mengakui bahwa Allah lah tempat kembali. Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu.

5. Sayyidul Istighfar (Dibaca 1 kali)

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلاَّ أَنْتَ

“Yaa Allah, Engkau adalah RabKu, tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Engkau yang telah menciptakan aku, aku hambaMu, aku senantiasa dalam ikrarku kepadaMu (untuk mengesakan-Mu) dan janjiMu (kepadaku untuk membalas dengan surga karena tauhidku) sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepadaMu dari kejelekan perbuatanku. Aku akui segala nikmat yang Engkau berikan kepadaku dan aku akui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Karena tiada yang bisa mengampuni dosa selain Engkau.”

Keutamaan:

Barangsiapa membaca sayyidul istighfar diatas dengan penuh keyakinan pada sore hari, lalu meninggal malamnya sebelum pagi maka dia termasuk ahli surga. Dan barangsiapa membacanya dengan penuh keyakinan pagi hari lalu meninggal sebelum sore, maka ia termasuk ahli surga.

Hadits diriwayatkan oleh Al-Bukhori no 5522, At-Tirmidzi no 3393, An-Nasai no 5522 dan yang lainnya.

6. Dibaca 3 kali

اللَّهُمَّ عَافِـنِـي فِـي بَدَنِــيِ، اللَّهُمَّ عَافِــنِـي فِـي سَـمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِــنِـي فِـي بَصَرِي، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ، اللَّهُمَّ إِنِّـي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الكُفْرِ وَالْفَقْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْـرِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ
Ya Allah! Selamatkan tubuhku, Ya Allah, selamatkan pendengaranku, Ya Allah, selamatkan penglihatanku (dari segala cacat dan penyakit). Tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau. Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari kekufuran dan kefakiran. Aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur, tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau.”

Keutamaan:

Dzikir meminta keselamatan badan, pendengaran, penglihatan dari segala maksiat dan dosa. Hingga memohon perlindungan dari siksa kubur dan kemusyrikan. Sebagaimana diriwayatkan dari Abdurrahman bin Abi Bakrah. Ia selalu mendengar ayahnya membaca dzikir itu tiga kali setiap pagi dan sore. Lalu ayahnya menjawab bahwa hal itu dilakukan semata-mata karena meniru sunnah nabi shallallahu’alaihi wa sallam.

7. Dibaca 1 kali

اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنَ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي
Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon ampunan dan terbebas dari masalah di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan dan terbebas dari masalah dalam urusan agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan tenangkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah! Jagalah aku dari arah muka, belakang, kanan, kiri dan dari atasku, dan aku berlindung dengan kebesaranMu, agar aku tidak dihancurkan dari bawahku.

Keutamaan:

Dari Ibnu Umar radhiyallahu’anhu, beliau mendengar bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam membaca dzikir ini ketika pagi dan sore dan beliau tidak pernah meninggalkannya hingga wafat. [HR Abu Dawud dan Ibnu Majjah]

8. Dibaca 1 Kali

اَللَّهُمَّ عَالِمَ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَاطِرَ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، رَبَّ كُلِّ شَيْءٍ وَمَلِيْكَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِيْ، وَمِنْ شَرِّ الشَّيْطَانِ وَشِرْكِهِ، وَأَنْ أَقْتَرِفَ عَلَى نَفْسِيْ سُوْءًا أَوْ أَجُرَّهُ إِلَى مُسْلِمٍ

“Ya Allah, Yang Maha Mengetahui yang ghaib dan yang nyata, wahai Rabb pencipta langit dan bumi, Rabb segala sesuatu dan yang merajainya. Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang berhak disembah kecuali Engkau. Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan diriku, setan dan balatentaranya (godaan untuk berbuat syirik pada Allah), dan aku (berlindung kepada-Mu) dari berbuat kejelekan terhadap diriku atau menyeretnya kepada seorang muslim.”

Keutamaan:

Dzikir ini diajarkan langsung dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam kepada manusia terbaik kedua setelah nabi, Abu Bakar As-Siddiq radhiyallahu’anhu. Beliau menganjurkan Abu Bakar untuk membacanya setiap pagi, sore dan hendak tidur. [HR. At-Tirmidzi dan Abu Dawud]

9. Dibaca 3 Kali

بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

“Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Keutamaan:

Khalifah ketiga, Utsman bin Affan radhiyallahu’anhu pernah mendengar Nabi shallallahu’alaihi wa sallam bersabda: “Siapa yang setiap pagi dan sore membaca dzikir diatas sebanyak tiga kali, maka tidak akan ada sesuatu apapun yang membahayakan dirinya.”

10. Dibaca 3 Kali

رَضِيْتُ بِاللهِ رَبًّا، وَبِاْلإِسْلاَمِ دِيْنًا، وَبِمُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيًّا

“Aku ridha Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama dan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi.”

Keutamaan:

“Barangsiapa yang membacanya sebanyak 3 kali saat pagi dan sore maka hak Allah memberikan keridhaan-Nya kepada orang itu di hari kiamat.” [HR. Ahmad, An-Nasai, Abu Daud dan At-Tirmidzi]

11. Dibaca 1 kali

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

“Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri (tidak butuh segala sesuatu), dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata (tanpa mendapat pertolongan dariMu).”

Keutamaan:

Sahabat Anas bin Malik radhiyallahu’anhu pernah mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda kepada Fatimah: “Apa yang menghalangimu untuk mendengarkan nasihatku, bacalah (dzikir diatas) saat pagi dan sore.

12. Dibaca 1 Kali

أَصْبَحْنَا عَلَى فِطْرَةِ اْلإِسْلاَمِ وَعَلَى كَلِمَةِ اْلإِخْلاَصِ، وَعَلَى دِيْنِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَعَلَى مِلَّةِ أَبِيْنَا إِبْرَاهِيْمَ، حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ

“Di waktu pagi kami memegang agama Islam, kalimat ikhlas (kalimat syahadat), agama Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan agama bapak kami Ibrahim, yang berdiri di atas jalan yang lurus, muslim dan tidak tergolong orang-orang musyrik.”

Keutamaan:

Dari Abdurrahman bin Abu Abza radhiyallahu’anhu bahwa Nabi shallallahu’alaihi wa sallam ketika pagi dan sore, beliau membaca dzikir di atas. [HR. Ahmad]

13. Dibaca 10 Kali

لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ

“Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia-lah yang berkuasa atas segala sesuatu.”

Banyak hadits tentang anjuran membaca dzikir ini, ada yang hanya dibaca sekali, ada yang 10 kali bahkan ada yang 100 kali. Semuanya mempunyai keutamaan, tergantung kita mau mengamalkan yang mana.

Keutamaan:

Barangsiapa membaca dzikir di atas di waktu pagi sebanyak 10 kali, maka nilainya seperti 4 budak, dicatat untuknya 10 kebaikan, dihapuskan darinya 10 kesalahan, diangkat derajatnya 10 tingkatan, dan bacaan itu menjadikan perlindungan untuk dirinya dari setan hingga sore. Dan jika ia membacanya saat petang maka akan mendapatkan hal yang sama. [HR. Ahmad, Abu Daud, dan An-Nasa’i]

14. Dibaca 3 Kali

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ: عَدَدَ خَلْقِهِ، وَرِضَا نَفْسِهِ، وَزِنَةَ عَرْشِهِ وَمِدَادَ كَلِمَاتِهِ

“Maha Suci Allah, aku memujiNya sebanyak makhluk-Nya, sejauh kerelaan-Nya, seberat timbangan ‘Arsy-Nya dan sebanyak tinta tulisan kalimat-Nya.”

Keutamaan:

Dari Juwairiyah radhiyallahu’anha (istri nabi) beliau menceritakan bahwa Nabi keluar menuju masjid ketika subuh. Sementara Juwairiyah masih berada di tempat sholatnya di rumah. Kemudian Nabi pulang ke rumah di waktu dhuha, sementara Juwairiyah masih berada di tempat sholatnya, belum beranjak. Lalu nabi bertanya kepada istrinya tersebut.

“Sejak aku tinggal ke masjid tadi pagi, kamu masih berada di tempatmu?”, Juwairiyah menjawab:”Ya”

Kemudian Nabi memberi nasihat, “Aku telah membaca empat kalimat sebanyak tiga kali. Andaikan bacaan 4 kalimat tersebut ditimbang dengan dzikir yang telah engkau baca, maka lebih berat dzikir yang empat kalimat tadi.” (Maksudnya dzikir diatas)

15. Dibaca 1 Kali

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً

“Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat (bagi diriku dan orang lain), rizki yang halal dan amal yang diterima (di sisi-Mu dan mendapatkan ganjaran yang baik).”

Keutamaan:

Dari Ummu Salamah radhiyallahu’anha beliau mengatakan bahwa Rasulullah setelah salam subuh, beliau membaca dzikir di atas. [HR. Ahmad, Ibnu Majjah]

16. Dibaca 100 Kali

سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ

“Maha suci Allah, aku memuji-Nya.”

Keutamaan:

Barangsiapa di waktu pagi dan sore membaca dzikir di atas sebanyak 100 kali maka tidak ada seorangpun yang akan datang pada hari kiamat dengan membawa pahala yang lebih baik dari pahala yang dia bawa, kecuali orang yang membaca seperti yang dia baca atau lebih banyak. [HR. Muslim]

17. Dibaca 100 Kali

أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ

“Aku memohon ampun kepada Allah dan bertobat kepada-Nya.”

Keutamaan:

Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Allah 100 kali dalam sehari. [HR. Bukhari dan Muslim]

Demikian bacaan dzikir pagi yang disyariatkan dalam Islam. Semoga kita bisa terus istiqomah dalam mengamalkannya setiap pagi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.