Cara Mengatasi Flu Pada Anak

Diposting pada

cara mengatasi flu pada anak

Anak – anak terutama balita (bawah lima tahun) masih sangat rentan sekali terserang influenza. Penyakit yang belum ada obatnya ini rawan sekali menular melalui udara, batuk atau bersin. Masa inkubasi virus influenza berlangsung antara 1 – 3 hari.

Walaupun tergolong penyakit ringan, namun penyakit ini tentu sangatlah mengganggu. Apalagi jika anak-anak yang menderitanya. Lalu bagaimana penanganan yang baik jika si kecil terserang influenza?

Langkah awal yang baik menentukan apa penanganan/perawatan yang baik. Maka dari itu harus benar-benar Anda perhatikan dua hal penting berikut untuk mengatasi flu dan pilek pada anak:

1. Memahami gejala flu

Orang tua bisa melihat gejala flu pada anak, antara lain seperti demam mendadak, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan keluar cairan / lendir karena pilek.

Selaian itu biasanya suara anak sengau dengan diiringi batuk, bersin, lesu dan nafsu makan berkurang. Bagi yang masih bayi akan kesulitan menyusui dengan botol maupun ASI.

2. Jangan tunggu terlalu lama

Bila terjadi gejala flu yang telah teridentifikasi seperti di atas hendaklah orang tua khususnya ibu segera mengambil langkah atau tindakan cepat untuk menghindari agar tidak parah. Jika dibiarkan berlarut maka dampaknya akan lebih buruk. Bahkan bisa berakibat fatal terjadi pneumonia yang berujung pada kematian.

Berikut beberapa cara mengatasi flu pada anak yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua:

  • Usahakan anak untuk istirahat sebanyak mungkin, singkirkan benda yang bisa mengganggu istirahat anak sebab pada saat seperti itu kepekaan anak terhadap suara cukup tinggi sehingga akan berakibat istirahatnya kurang berkualitas
  • Atur posisi kepala dengan menambah bantal lebih tinggi saat istirahat agar pernafasan anak tetap lancar meskipun hidung tersumbat
  • Beri air putih lebih banyak untuk mencegah dehidrasi, pemberian air putih untuk minum minimal setiap 1 jam sekali
  • Untuk mengurangi demam dan rasa sakit berikan paracetamol untuk anak agar anak nyaman istirahat.
    Jika pada bayi yang kesulitan menghisap ASI atau minum dari botol bersihkan hidung dari lendir yang mengering dengan menggunakan cotton bud basah.
  • Apabila lendir pada hidung masih basah, tandanya nafas anak yang tidak jernih, keluarkan dahak secara alami pada anak dengan cara menepuk-nepuk bayi setelah berjemur sinar matahari pagi.
  • Segera bawa anak yang tidak kunjung sembuh ke puskesmas atau rumah sakit untuk mendapat penanganan yang lebih intensif.
Gambar Gravatar
Seorang pria asal Pekalongan yang gemar menulis dan sekarang belajar berbisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.