Doa Masuk Pasar dan Mall

Pasar sudah menjadi tempat yang wajib dikunjungi ibu-ibu setiap harinya. Sebab di pasar lah, bahan-bahan makanan tersedia dengan lengkap. Zaman sekarang, jangan menganggap bahwa pasar itu hanya pasar tradisional, mall dan super market juga termasuk pasar.

Bukan kelengkapan barang-barangnya yang hendak jadi pembahasan kali ini, melainkan tentang adab kita seorang muslim ketika akan masuk pasar. Ya, Islam telah mengatur kita dalam hal apapun termasuk tentang pasar. Disamping itu, kita dianjurkan berdoa karena pasar merupakan sarang jin dan setan.

Sebagaimana yang telah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sabdakan:

“Janganlah engkau menjadi orang pertama yang masuk pasar jika engkau mampu dan jangan pula menjadi orang paling terakhir yang keluar darinya pasar karena pasar itu adalah tempat peperangan para syaitan dan disanalah ditancapkan benderanya.” [HR Muslim]

doa masuk pasar, doa hendak ke pasar, doa memasuki pasar

Doa Masuk Pasar

Setelah kita memilih waktu yang tepat untuk pergi ke pasar maka yang harus dilakukan adalah berdoa sebelum memasuki pasar.

Berikut doa masuk pasar, mall, super market dan sejenisnya:

لا إِلهَ إِلا اللهُ وحدَهُ لا شريكَ لَهُ ، لَهُ المُلكُ ، ولَهُ الحَمْدُ، يُحيي ويُمِيتُ، وهوَ حيٌّ لا يَمُوتُ ، بِيَدِهِ الخيرُ ، وهوَ على كلِّ شيءٍ قَديرٌ

Artinya:

“Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan, bagiNya segala pujian. Dia-lah Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan. Dia-lah Yang Hidup, tidak akan mati. Di tanganNya kebaikan. Dia-lah Yang Maha kuasa atas segala sesuatu.”

Doa diatas bukanlah doa karangan, melainkan sesuai yang dianjurkan oleh nabi kita melalui hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa yang memasuki pasar, kemudian dia membaca doa (seperti diatas) maka akan dicatat untuknya satu juga kebaikan, dihapuskan satu juta kesalahan dan diangkat satu juta derajat.” [HR Tirmidzi dan Hakim]

Semoga kita selalu terjaga dari segala keburukan dan kejahatan yang akan menimpa kita. Jangan lupa di dalam pasar kita juga dianjurkan untuk memperbanyak dzikir karena kebanyakan penghuni pasar melalaikan hal tersebut.

Inilah 10 Tempat Berkumpulnya Jin dan Setan

10 tempat berkumpulnya jin, tempat yang disukai jin

Sama seperti manusia, jin juga merupakan makhluk Allah subhanahu wa ta’ala. Hanya saja, antara jin dan manusia diciptakan berbeda asal usulnya. Jin diciptakan dari api sedangkan manusia dari tanah. Secara kemampuan juga berbeda antara keduanya. Manusia tidak bisa melihat jin secara kasat mata, sedangkan jin bisa melihat manusia seperti kita melihat benda-benda sekitar.

Sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran Surat Al A’raf ayat 27:

“Sesungguhnya jin dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.”

Namun, antara jin dan manusia mempunyai persamaan, mereka sama-sama hidup dan mempunyai keturunan. Tidak hanya itu, keduanya juga tinggal di bumi erpijak di atas tanah dan bernaung di bawah langit. Oleh karena itu jin juga sama seperti manusia, mempunyai tempat favorit untuk tinggal.

Salah satu tempat yang disukai jin adalah tempat-tempat yang didalamnya terdapat kemaksiatan dan kesyirikan. Seperti rumahnya para dukun, tukan tenung dan sejenisnya. Eits… Tidak hanya itu, ternyata ada 10 tempat berkumpulnya jin dan setan yang mungkin Anda juga secara tidak sadar juga menyukainya.

Inilah 10 tempat berkumpulnya para jin dan setan:

Lanjutkan membaca →

Benih Kurma Thailand Paling Banyak Di Minati Di Indonesia

 

Kampung Kurma, Kampoeng Kurma, Benih Kurma

Memang kebanyakan pohon kurma tumbuh di Timur Tengah, tapi kurma di Thailand juga tidak kalah bagusnya dalam urusan kualitas serta bibit buah kurma.

Seperti yang kita ketahui jika pohon kurma tidak tumbuh di sembarang tempat, dan hanya bisa tumbuh di daerah yang sering terkena sinar matahari tapi masih bisa mendapatkan aliran air. Salah satu daerah yang terkenal akan pertumbuhan pohon kurma yaitu di daerah Timur Tengah, dimana di sana sudh tidak perlu di ragukan lagi terdapat berbagai macam jenis kurma dengan kualitas yang berbeda.

Dan saat ini seiring dengan perkembangan teknologi, sudah banyak Negara yang melakukan percobaan untuk menanam benih kurma menggunakan teknologi. Salah satu yang terkenal akan bibit kurma berkualitas yaitu di Thailand. Dimana kurma di Thailand di budidayakan menggunakan perkembangan teknologi. Untuk lebih lengkapnya simak pembahasan berikut ini.

Benih Kurma Di Thailand

Saat ini negara Thailand telah mempersiapkan diri sebagai salah satu negara yang memproduksi benih kurma terbesar di Dunia. Dimana seperti yang kita ketahui, pohon kurma di Thailand bisa berbuah lebih cepat daripada yang ada di pusatnya yaitu Timur Tengah. Hal ini di tunjang dengan adanya alat bantu berupa teknologi untuk membudidayakannya. Salah satu yang paling terkenal adalah kurma hibrida KL-1, berikut penjelasan lengkapnya.

Kurma hibrida KL-1

Ini merupakan salah satu benih kurma yang berasal dari Thailand, dimana benih kurma satu ini sangat cocok sekali di tanam di daerah tropis. Dan Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki iklim tropis, jadi sangat cocok sekali untuk membudidayakan jenis kurma satu ini. Saat ini benih kurma tropis KL-1 sudah banyak dibudidayakan di Indonesia, termasuk oleh Kampung Kurma.

Keunggulan budidaya benih kurma hibrida Kl-1 diantaranya:

  • Benih kurma ini bisa berbuah lebih cepat di bandingkan dengan benih lainnya, di tambah jika benih ini di budidayaka di daerah beriklim tropis.
  • Selain bisa berbuah dengan cepat, benih kurma ini juga mampu menghasilkan rasa yang manis dengan cepat.
  • Bisa memproduksi buah dengan produktivitas yang tinggi.
  • Harga untuk benih kurma ini terbilang sangat terjangkau dan murah.

Jadi itulah salah satu jenis kurma di Thailand yang saat ini sudah tersebar dan di budidayakan di Indonesia. Sebenarnya, selain kurma KL-1 ini juga ada beberapa macam jenis kurma lain yang ditanam di Indonesia.

Inilah Dosa yang Terus Mengalir hingga Kiamat

Semua umat Islam insya Allah mengetahui apa yang namanya amal jariyah. Yaitu amal yang tidak akan terputus pahalanya meskipun seseorang tersebut telah tiada. Sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa amal jariyah itu ada tiga, sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakan orang tuanya.

Di kehidupan dunia ini ternyata bukan hanya amal baik saja yang akan mengalir terus pahalanya sampai hari kiamat nanti. Begitu juga lawannya, amal buruk juga sebabkan dosa yang terus mengalir hingga kiamat. Inilah yang disebut dengan dosa jariyah.

neraka, dosa jariyah, dosa

Jika semasa hidup kita tidak memiliki amal jariyah, maka pastikanlah kita tidak mempunyai dosa jariyah setelah kematian. Rugi besar jika kita memiliki dosa jariyah yang dosanya akan terus mengalir sampai kiamat. Dan yang pasti terjadi, dosa jariyah dan amal jariyah tidak mungkin ada pada keduanya pada seseorang

Berikut ini beberapa hal yang menjadi sebab kita mendapatkan dosa jariyah – na’udzubillah min dzaalik-, semoga kita dijauhkan daripadanya.

1. Mengajarkan keburukan pada orang lain

Menunjukkan keburukan kepada orang lain ini bukan hal sepele, akan besar konsekuensinya. Sebagai contoh, kita mengajarkan seseorang cara mencuri. Selama orang yang kita ajari mencuri tersebut melakukan ‘ilmu’ dari kita maka dosa akan terus mengalir.

Belum lagi jika orang yang kita ajari tersebut mengajarkannya kepada orang lain lagi. Tentu kita sebagai sumber ajaran keburukan tersebut akan mendapatkan dosa lebih berat.

Sebagaimana firman Allah tentang orang yang mengajarkan atau mencontohkan perbuatan dosa kepada orang lain, ia akan menanggung dosa orang yang mengikutinya

“Mereka akan memikul dosa-dosanya dengan penuh pada hari Kiamat, dan MEMIKUL DOSA-DOSA ORANG YANG MEREKA SESATKAN, yang tidak mengetahui sedikitpun (bahwa mereka disesatkan)”. (QS. An Nahl : 25)

2. Tidak mengajarkan, hanya share saja di sosial media

Ini termasuk yang sepele, lebih ringan daripada mengajarkan secara langsung, tapi sama saja akibatnya. Sebagian kita memang tidak sadar akan hal itu. Terlebih di era media sosial seperti sekarang ini. Begitu banyak orang yang menurutnya hanya sekedar “share” tapi ternyata dampaknya besar.

Misal, kita pernah share video porno ke media sosial sehingga dengan itu banyak orang menjadi penontonnya. Atau juga memajang foto dengan aurat terbuka di media sosial. Dan masih banyak contoh lain, intinya kita tidak mengajarkan secara langsung.

Dalilnya masih sama seperti di atas, selama ada orang mengikuti “dosa” yang kita share maka kita juga mendapat bagiannya. Oleh karenanya, sebelum malaikat maut menjemput, sebelum nafas keluar dari kerongkongan mari kita bertaubat dengan taubat yang sungguh-sungguh insyaallah Allah akan mengampuni.

Perbaiki diri dengan banyak istighfar dan memberi manfaat kepada oranglain walaupun dengan hal yang sangat kecil, seperti memberi hadiah untuk menunjang ibadah kepada Allah. Jangan dilihat dari nilainya, tetapi manfaat kedepannya.

Kehidupan kita di dunia ini pasti akan memberikan dampak setelah kita mati dan meninggalkan jejak baik kebaikan atau keburukan. Dan semoga kelak kita banyak meninggalkan kebaikan-kebaikan yang membawa kebahagian orang di sekitar, aamiin.

 

Jagalah Allah Maka Allah Akan Menjagamu

Pernahkah Anda mendengar kalimat tersebut?

Pasti tidak asing yaa…

Untaian nasihat ini disampaikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada sahabat kecil beliau, Abdullah bin Abbas. Putra pamannya inilah yang pernah beliau doakan “Ya Allah, pahamkan dia terhadap agama dan ajarilah ia ilmu tafsir”.

Berkat berkah doa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam ini ia menjadi seorang pakar dalam tafsir Alqur’an dan pakar dalam ilmu agam lainnya, hingga beliau digelari “Habrul Ummah” (Ahli Ilmu Umat ini) juga bergelar “Al-Bahru” (Samudera Ilmu) ini dilahirkan tiga tahun menjelang peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam dan meninggal dunia pada tahun 67 atau 68 hijriyah.

menjaga sholat, jagalah allah

 

Menurut para ulama, menjaga Allah artinya menjaga batasan-batasanNya, hak-hak, perintah-perintah, serta larangan-laranganNya. Bentuk aplikasinya adalah dengan berkomitmen untuk menjalankan perintah Allah, menjauhi laranganNya, dan tidak melampaui batasan yang dilarang olehNya. 

Jika semua itu dikerjakan, maka ia termasuk orang yang menjaga Allah dengan sebaik-baiknya. Pemilik kriteria inilah yang disanjung Allah Ta’ala

هَٰذَا مَا تُوعَدُونَ لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيظٍ

“Inilah nikmat yang dijanjikan kepadamu, kepada setiap hamba yang senantiasa bertaubat (kepada Allah) dan menjaga (segala peraturan-peraturanNya).” (QS. Qaf: 32)

Diantara hak-hak Allah yang paling agung yang wajib dijaga oleh seorang hamba adalah memurnikan segala bentuk ibadah hanya kepada Nya, salahsatunya adalah menjaga shalat agar senantiasa tepat pada waktunya dalam kondisi apapun.

Tetap jaga shalat diawal waktu insyaallah Allah akan selalu menjaga dan mencintaimu. Jika Allah sudah menjaga hambanya itu berarti keberkahan selalu menyelimuti orang tersebut. Dan tidak akan terlantar dalam urusan apapun, subhanallah.

Anda Bisa Masuk Neraka Karena Celana, Kok Bisa?

Bismillah, saya niatkan menulis ini dengan ikhlas dan tidak men-judge siapapun kecuali dari judulnya, hehe. Baca dulu dengan lengkap sebelum berkomentar ya…

Sebenarnya bukan hanya Anda, tapi saya, saudara, tetangga, siapapun yang sudah baligh bisa masuk neraka karena celana. Ya, celana! Suatu pakaian yang kita dan semua orang di dunia kenakan setiap hari. Bagaimana bisa? Coba selesaikan dulu membacanya.

Kita semua tahu dan hafal betul dengan Surat Ad-dhuha (wadhuhaa wallaili idzaa sajaa…), coba periksa lagi terutama di ayat ke empat barangkali saya salah. Disana disebutkan yang artinya, “Dan akhirat lebih baik daripada dunia”.

masuk neraka hanya karena celana, masuk neraka sebab celana, celana penyebab neraka,

Dunia, tempat kita hidup dan berpijak sekarang dengan penuh keanekaragaman serta kecanggihan teknologi ternyata masih lebih buruk daripada akhirat. Semua muslim dan muslimah insya Allah meyakini, bahwa setiap orang akan menuju kesana.

Oleh karenanya, tentu saja kita lebih mengutamakan akhirat sebagai tujuan akhir. Dalam perjalanan mencari bekal inilah Allah subhanahu wa ta’ala telah memberikan dua pegangan, Alquran dan Sunnah, agar tidak tersesat. Jadi, mohon tulisan ini dicerna dengan hati dan pikiran jernih hanya mengharap ridho Allah semata. Jika ada dalil yang kuat maka kita laksanakan.

Kembali ke pembahasan celana, kenapa bisa menjadi sebab seseorang baik wanita maupun laki-laki masuk neraka. Ada dua hal yang sepertinya kita kurang perhatian. Terutama bagi seorang pria yang setiap hari hampir mengenakan celana sebagai pakaiannya.

Klik halaman 2
Lanjutkan membaca →

Hukum Memelihara Anjing dalam Islam

hukum memelihara anjing, hukum pelihara anjing, hukum menyentuh anjing, hukum menjadikan anjing untuk hewan berburu, hukum memelihara anjing dalam islam, pelihara anjing di rumah

Beberapa waktu lalu sempat menggemparkan dunia Islam bahwa ada seorang wanita bercadar yang viral karena memelihara belasan anjing di rumahnya. Wanita tersebut hingga masuk di beberapa stasiun televisi Indonesia dan berbagai pemberitaan elektronik maupun surat kabar.

Pertanyaan besarnya, bagaimana hukum memelihara anjing dalam Islam sendiri?

Anjing merupakan salah satu hewan peliharaan favorit yang paling banyak dipelihara di belahan dunia. Selain sebagai hiburan karena lucu, anjing juga bisa berfungsi sebagai penjaga karena hewan ini termasuk binatang yang menurut pada sang majikan.

Adalah Hesti Sutrisno, salah satu wanita muslimah yang memelihara anjing. Perbuatan apapun mengenai sesuatu yang dilakukan segelintir orang tidak menandakan akan hukumnya. Tapi mari kita tengok sebenarnya bagaimana tinjauan syariat mengenai memelihara anjing.

Anjing, Hewan Yang Disebut Dalam Alquran

Sebelum menginjak lebih jauh tentang hukumnya, ternyata anjing merupakan salah satu hewan yang disebutkan dalam Alquran lho. Misalnya saja, kisah ashabul kahfi dan beberapa ayat lainnya. Tapi dari kisah Ashabul kahfi sama sekali tidak menggambarkan hukum memeliharanya.

Hewan satu ini juga disebutkan secara tersirat dari Surat Al Maidah ayat 4, “Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatih nya untuk berburu”

Kita sama-sama ketahui bahwa anjing salah satu hewan yang bisa dilatih untuk berburu. Itu maknanya, binatang satu ini sudah tidak asing dalam Islam.

Bagaimana Hukum Memelihara Anjing?

hukum memelihara anjing, hukum pelihara anjing, hukum menyentuh anjing, hukum menjadikan anjing untuk hewan berburu, hukum memelihara anjing dalam islam, pelihara anjing di rumah

Kalau ditelusuri masih banyak lagi, hadits yang berkaitan dengan anjing ini. Tapi semua itu berujung pada satu pertanyaan yang tadi, bagaimana hukum memeliharanya?

Sebenarnya kita sudah tahu hukumnya berdalil dari Qur’an Surat Al Maidah Ayat 4 diatas, bahwa hukum memelihara anjing dalam Islam adalah BOLEH. Kalaupun memeliharanya tidak dibolehkan pasti tidak akan ada redaksi tentang hukum memakan hewan buruan darinya.

Namun, perlu diingat, bolehnya memelihara anjing ini bukan untuk dijadikan mainan, tapi justru untuk keperluan yang lain seperti berburu, menjaga hewan ternak, menjaga ladang pertanian dan semacamnya. Jadi memelihara disini bermakna hanya memberi makan dan melatihnya. Tidak untuk dimasukkan ke dalam rumah.

Dalil dilarangnya memelihara anjing untuk di rumah adalah sebagai berikut:

“Siapa yang memelihara anjing, kecuali anjing untuk menjaga hewan ternak, berburu dan menjaga tanaman, maka akan dikurangi pahalanya setiap hari sebanyak satu qirath” [HR. Muslim, no. 1575]

Memelihara anjing jika untuk selain berburu dan sebagai penjagaan hewan ternak maka akan mengurangi pahala kita. Na’udzubillah min dzaalik. Maknanya, anjing yang hanya digunakan untuk lucu-lucuan di dalam rumah termasuk perbuatan haram.

Belum lagi dengan hadits ini:

Rasulullah bersabda (yang artinya): “Sesungguhnya malaikat tidak akan memasuki rumah yang didalamnya terdapat anjing dan gambar (patung)” [Hadits sahih ditakhrij oleh Ibnu Majah dan lihat Shahihul Jami’ No. 1961]

So, untuk apa kita memelihara sesuatu yang sebenarnya “menyusahkan” kita sendiri?

Benarkah Air Liur Anjing Najis?

Dari Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,”Sucinya wadah kalian yang dimasuki mulut anjing adalah dengan mencucinya 7 kali.” dalam riwayat lain disebutkan salahsatunya dengan tanah.” [HR Muslim 279, 91, Ahmad 2/427]

Para ulama menjelaskan bahwa mencuci wadah yang dijilati anjing tidak terkait dengan najisnya, hanya berkaitan dengan ketentuan agama. Air liur anjing justru tidak najis dengan dalil Surat Al Maidah ayat 4 tadi. Sebab tidak mungkin hewan buruan yang digigit anjing tanpa terkena air liurnya.

Semoga tulisan tentang hukum memelihara anjing dalam Islam ini bisa bermanfaat untuk Anda para muslim dan muslimah. Terutama yang berniat untuk memelihara anjing dalam rumah.