Kenapa Saya Pilih Smartfren?

Diposting pada

Smartfren, provider satu ini memang sudah lama ada di Indonesia. Akan tetapi dibandingkan dengan yang lain, smarftren tergolong baru. Dahulu namanya Fren, tapi berubah menjadi Smartfren sekitar tahun 2010. Saya lupa tepatnya kapan, yang jelas pada tahun itu, awal mula saya mempunyai nomor smarftren. Wuih dipikir-pikir lama juga ya ternyata, hehe.

Memang pada tahun 2010 saya bukan menjadi penggemar setia, karena masih mencoba-coba. Itupun posisi saya masih di Denpasar, kota besar, sudah barang tentu sinyalnya bagus. Bahkan belum ada di Pekalongan saat itu. Nah, mulai berkenalan lagi dengan smarftren saat menetap di Pekalongan sekitar tahun 2014.

Awal Mula Kenapa Saya Pilih Smartfren

Sejak berada di Denpasar, saya sudah kenal yang namanya dunia internet. Bahkan mulai berhijrah mencari pundi-pundi uang melalui internet dengan cara ngeblog. Mengenai ini, insya allah kapan-kapan saya bahas tersendiri. Mencari uang dari internet pasti alat utamanya harus kuota internet dong.

Saya ingat betul, kala itu semua provider mulai beralih dari 3G ke 4G. Belum semua provider yang sudah melayani jaringan 4G, sudah tapi belum ke kota kecil. Pada masa peralihan itu, jaringan 4G sangatlah langka di tempatku. Hanya satu yang sudah ada sebagai pelopor jaringan 4G di Pekalongan yaitu SMARTFREN.

Sejak saat itu, internetan yang awalnya lelet, jadi semakin kenceng banget. Yaahh karena baru masa-masa peralihan, smartfren pun tidak serta merta langsung full sinyal, tapi setidaknya ada harapan lebih cepat dibanding dengan jaringan 3G sebelumnya. Ditambah lagi, harga paket internetnya sangat affordable banget kata orang jawa, hehe.

Pelanggan Setia Smartfren

Dengan alasan yang bermula seperti itu, saya akhirnya menjadi pelanggan setia smartfren. Tapi, strategi smarftren menguasai pasar provider internet 4G sangat cantik. Lha gimana lagi, nomor smartfren bukan termasuk nomor termasuk GSM (Global System for Mobile Communication) sebagaimana kartu lainnya seperti indosat, telkomsel, dan sebagainya.

Smartfren termasuk nomor CDMA (Code Division Multiple Access) yang penggunanya lebih sedikit dibanding GSM. Selain itu, nomor CDMA tidak bisa untuk dipakai di handphone pada umumnya yang dikuasai slot GSM. Hasilnya, Smarftren menjual handphone sendiri yang bisa dipasang kartu sendiri.

Dengan demikian, orang yang mau menggunakan layanan Smartfren otomatis harus punya device buatan Smarftren sendiri. Berhubung saya punya 5 CS dalam online store yang saya jalani, maka otomatis juga butuh 5 hp smartfren yang diisi kartu smartfren dengan jaringan 4G itu.

Mau tidak mau, saya yang mengalah menjadi konsumen empuk smartfren. Mungkin hingga sejak tahun 2016 hingga saat ini, sudah belasan hp smartfren yang saya beli di galerinya. Wahhh banyak juga ternyata. Ini saya ada bukti beberapa hp smartfren yang sempat didokumentasikan.

kenapa pilih smartfren, hp smartfren 2016

Hey, itu hanya yang sempat didokumentasikan. Ada beberapa yang varian sebelum itu dan sesudahnya.

Kenapa Pilih Smartfren?

Pertanyaan ini hampir selalu muncul dari saudara maupun teman yang mengetahui kalau saya punya banyak hp andromax keluaran smartfren.

“Kenapa Pilih Smartfren?”

Dan selalu saya jawab dengan jawaban yang sama, karena paket internetnya. Awalnya memang butuh jaringannya, tapi mau tidak mau harus sama handphone nya karena agar jaringan smartfren lancar maksimal. Dulu, ia adalah satu-satunya penyedia layanan internet yang ada paket unlimited nya.

Seperti yang saya jelaskan diatas juga, jaringan 4G smartfren merupakan pionir di kampung saya. Itu alasan kuat kenapa saya memilih smartfren dibanding dengan yang lainnya.

“Terus sekarang, tahun 2020 apa masih pakai smartfren?”

Nah, itu pertanyaan menarik, saya sampai saat ini masih ada beberapa nomor smartfren tapi sudah tidak memakai handphone smartfren lagi. Kenapa? lain kali saya tulis diblog ini, jadi, silakan berlangganan {subscribe) dengan memasukkan nama dan alamat email di kolom paling bawah ya….

 

Gambar Gravatar
Seorang pria asal Pekalongan yang gemar menulis dan sekarang belajar berbisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.