Mengenal Penyakit Campak

Diposting pada

mengenal penyakit campak, cara mengatasi campak

Campak merupakan salah satu penyakit yang menular yang penyebabnya adalah virus. Dalam bahasa latin campak disebut morbili, atau measles dalam bahasa inggris.

Gejala penyakit campak biasanya mulai dengan demam tinggi hingga 40 derajat, lemas, batuk, konjungtivitas (peradangan selaput ikat mata), kulit berbintik merah, mata merah, nyeri sendi, sakit kepala, kelelahan, diare, dan muntah.

Pasien yang terkena campak bisa menyebabkan masalah kesehatan lain seperti infeksi telinga, pneumonia (radang par-paru), ensefalitis (radang otak), dan gangguan trombosit. Campak biasanya menjangkiti anak-anak, dan dalam sejarah termasuk sebagai pembunuh terbesar.

Virus campak menyerang 50 juta orang setiap tahunnya dan menyebabkan lebih dari 1 juta kematian. Walaupun vaksin campak telah berkembang lebih dari 30 tahun yang lalu, penderita campak masih sangat besar. Mari mengenal penyakit campak lebih dekat.

Sejarah Penyakit Campak

Campak sebenarnya penyakit yang sudah ada sejak sebelum masehi. Wabah campak dalam sejarah telah memakan korban lebih dari 200 juta orang menyebabkan penyakit campak menjadi wabah paling mematikan kedua di dunia.

Menurut Rhazes, seorang dokter dan filsuf Persia pada abad 10 masehi, mengatakan bahwa campak adalah penyakit yang lebih menakutkan daripada cacar. Lalu pada tahun 1963, vaksin campak dan imunisasi campak ditemukan.

Sebelum menemukan vaksin campak, hampir lebih dari populasi terjangkiti campak saat usia 6 tahun, dan 90% menderita campak pada usia 15 tahun. Namun setelah vaksin campak ketemu, jumlah penderita campak berkurang drastis hingga 99%.

Penyakit Campak di Indonesia

Campak merupakan penyakit endemik yang banyak terjadi pada negara berkembang seperti Indonesia. Hampir setiap anak yang mencapai usia 5 tahun pernah terserang penyakit campak. Meskipun yang dilaporkan hanya sekitar 30.000 kasus pertahun.

Pada beberapa daerah yang cakupan imunisasi tinggi dan merata cenderung bergeser pada kelompok usia yang lebih tua (10-14 tahun). Pada tahun 1996 penyakit campak mengalami penurunan sebesar 80%. Saat ini, meskipun peralatan medis sudah canggih, penyakit campak masih saja terjadi pada beberapa anak.

Penyebab Penyakit Campak

Seperti penjelasan tadi, penyebab campak adalah karena virus campak yang disebut paramiksovirus. Penularan virus ini terjadi dari ludah / lendir dari hidung, mulut, maupun tenggorokan. Masa inkubasi selama 10 – 14 hari sebelum gejala muncul.

Cara mengatasi campak pada bayi dengan memberikan vaksinasi pada bayi yang baru lahir. Semoga setelah kita mengenal penyakit campak bisa mengubah cara kita menangani anak yang sakit campak.

Gambar Gravatar
Seorang pria asal Pekalongan yang gemar menulis dan sekarang belajar berbisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.