Payudara Besar Sebelah, Normalkah?

payudara besar sebelah

Salah satu tanda seorang wanita semakin dewasa adalah berubahnya anatomi tubuh. Misalnya payudara. Namun ada hal yang berkaitan dengan payudara saat mulai beranjak dewasa. Fakta ini bisa membuat sebagian orang shock atau kebingungan. Dan sebagian besar wanita mengalaminya.

Apa itu faktanya?

Sebagian besar wanita sebelum menikah akan mempunyai bentuk payudara yang tidak seimbang. Sehingga menimbulkan pertanyaan banyak orang, payudara besar sebelah, normalkah?

Perbedaan bentuk besar payudara antara payudara yang kanan dan yang kiri adalah suatu yang normal dan tidak perlu ditakuti. Hal ini tidak ada hubungannya dengan tumor atau keganasan jadi Anda jangan khawatir. Tetapi terkadang perbedaannya tidak terlalu mencolok.

Solusi Untuk Yang Terlalu Mencolok

Apabila perbedaannya terlalu mencolok dapat dilakukan terapi untuk menyamarkannya dengan memakai bra khusus untuk menyokong payudara agar payudara yang kecil dapat tumbuh secara optimal.

Terapi pemijatan juga dapat dilakukan secara mandiri di rumah dengan mengurut secara melingkar dan dari arah menuju ke arah puting susu (aerola mammae) secara perlahan yang dilakukan teratur sehari 2-3 kali.

Pemakaian krim payudara yang mengandung bahan yang aman dapat digunakan. Apabila cara-cara di atas kurang maksimal dapat dilakukan terapi bedah.

Namun, kalau hanya sekedar alasan estetika, sebaiknya tidak perlu melakukan hal-hal yang berlebihan, misalnya terapi bedah. Yakinlah bahwa perbedaan besar kecilnya payudara akan hilang seiring berjalannya waktu.

Ketika sudah punya bayi dan menyusui bayinya, insya Allah ukurannya akan menjadi sama. Semoga bermanfaat, jangan lagi galau jika Anda sedang berkaca di kamar mandi melihat perbedaan itu.

Kota Ini Wajibkan Pegawainya Sholat Subuh Berjamaah

kota ini wajibkan pegawainya sholat subuh berjamaah, wajibnya sholat subuh, sholat subuh, palembang

Sholat subuh adalah salah satu sholat wajib dari sholat lima waktu yang dilakukan saat fajar sampai menjelang matahari terbit. Sholat ini merupakan sholat yang jika dilakukan dengan berjamaah, maka akan mendapatkan pahala seperti sholat semalam suntuk.

Akan tetapi banyak orang yang lalai mengerjakannya. Bagi sebagian orang, terlalu sulit untuk bangun subuh sehingga sholat ini banyak ditinggalkan. Padahal jika dikaji lebih dalam, sholat ini sangat besar pahalanya. Dan tidak akan ada orang yang rela meninggalkannya. Maka dari itu, mari berlomba lomba tunaikan sholat subuh berjamaah terutama di masjid bagi laki-laki.

Semua Pegawai Kota Ini Wajib Sholat Subuh Berjamaah

Namun, memang sangat sulit jika tidak didasari dengan kesadaran masing-masing. Meskipun sebenarnya bisa dipaksa untuk awal kali. Terlebih jika ada peraturan mengikat yang membuat kita semangat melakukan sholat berjamaah.

kota ini wajibkan pegawainya sholat subuh berjamaah, wajibnya sholat subuh, sholat subuh, palembang, pegawai pemerintah

Seperti halnya di kota satu ini yang membuat peraturan untuk semua pegawai pemerintah agar sholat berjamaah. Ya, kota ini wajibkan pegawainya sholat berjamaah. Peraturan seperti ini tentu membuat kita yang tidak terbiasa jadi terpaksa untuk pertama kalinya. Tapi akan menjadi kebiasaan yang baik seterusnya.

Kota tersebut adalah Palembang. Kota yang berada di Pulau Sumatera Indonesia ini telah mewajibkan seluruh pegawai untuk sholat subuh berjamaah. Walikota juga mengungkapkan bahwa akan ada hukuman bagi yang tidak melaksanakannya. Bahkan lebih fatal lagi, bisa dipecat.

Harnojoyo, Walikota Palembang, telah menandatangani surat edaran tentang wajibnya dua rakaat sholat subuh di masjid. Hal ini berlaku untuk semua karyawan Muslim di semua kantor pemerintah di kota Palembang. Ketentuan tersebut telah dituangkan dalam Peraturan Nomor 69 Tahun 2018.

Baru 30% Yang Melaksanakannya

Latar belakang dibuatnya peraturan sholat subuh berjamaah karena visi misi Walikota Palembang yang ingin mengedepankan sisi religius di kota tersebut. Memang tidak sedikit pertentangan diantara pegawai pemerintah di kota itu, tapi juga banyak yang mendukungnya.

kota ini wajibkan pegawainya sholat subuh berjamaah, wajibnya sholat subuh, sholat subuh, palembang, pegawai pemerintah, walikota palembang, harnojoyo

Sejak ditandatanganinya surat edaran wajibnya sholat berjamaah, hasil evaluasi dari Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) ternyata baru 30% yang menjalankannya.

Menurut Ketua BKPSDM, Ratu Dewa, Salat Subuh berjamaah di masjid adalah langkah yang paling komunikatif untuk menyerap aspirasi warga, dibandingkan rapat formal. Dan ternyata Walkot Palembang juga tidak main-main dengan aturan satu ini.

“Jika kamu tidak mau sholat silahkan saja, saya hanya memperingatkan kepada anda jika anda ingin tetap bekerja di kota Palembang ini,” ujar Harnojoyo, Walikota Palembang.

Diluar pro dan kontra tentang peraturan ini, saya jadi teringat akan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang menyebutkan bahwa:

”Barang siapa yang melaksanakan shalat isya’ secara berjamaah maka ia seperti shalat malam separuh malam. Dan barang siapa melaksanakan shalat subuh secara berjamaah maka ia seperti shalat malam satu malam penuh.” [HR. Muslim]

Doa Masuk Pasar dan Mall

Pasar sudah menjadi tempat yang wajib dikunjungi ibu-ibu setiap harinya. Sebab di pasar lah, bahan-bahan makanan tersedia dengan lengkap. Zaman sekarang, jangan menganggap bahwa pasar itu hanya pasar tradisional, mall dan super market juga termasuk pasar.

Bukan kelengkapan barang-barangnya yang hendak jadi pembahasan kali ini, melainkan tentang adab kita seorang muslim ketika akan masuk pasar. Ya, Islam telah mengatur kita dalam hal apapun termasuk tentang pasar. Disamping itu, kita dianjurkan berdoa karena pasar merupakan sarang jin dan setan.

Sebagaimana yang telah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sabdakan:

“Janganlah engkau menjadi orang pertama yang masuk pasar jika engkau mampu dan jangan pula menjadi orang paling terakhir yang keluar darinya pasar karena pasar itu adalah tempat peperangan para syaitan dan disanalah ditancapkan benderanya.” [HR Muslim]

doa masuk pasar, doa hendak ke pasar, doa memasuki pasar

Doa Masuk Pasar

Setelah kita memilih waktu yang tepat untuk pergi ke pasar maka yang harus dilakukan adalah berdoa sebelum memasuki pasar.

Berikut doa masuk pasar, mall, super market dan sejenisnya:

لا إِلهَ إِلا اللهُ وحدَهُ لا شريكَ لَهُ ، لَهُ المُلكُ ، ولَهُ الحَمْدُ، يُحيي ويُمِيتُ، وهوَ حيٌّ لا يَمُوتُ ، بِيَدِهِ الخيرُ ، وهوَ على كلِّ شيءٍ قَديرٌ

Artinya:

“Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan, bagiNya segala pujian. Dia-lah Yang Menghidupkan dan Yang Mematikan. Dia-lah Yang Hidup, tidak akan mati. Di tanganNya kebaikan. Dia-lah Yang Maha kuasa atas segala sesuatu.”

Doa diatas bukanlah doa karangan, melainkan sesuai yang dianjurkan oleh nabi kita melalui hadits yang diriwayatkan dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Barang siapa yang memasuki pasar, kemudian dia membaca doa (seperti diatas) maka akan dicatat untuknya satu juga kebaikan, dihapuskan satu juta kesalahan dan diangkat satu juta derajat.” [HR Tirmidzi dan Hakim]

Semoga kita selalu terjaga dari segala keburukan dan kejahatan yang akan menimpa kita. Jangan lupa di dalam pasar kita juga dianjurkan untuk memperbanyak dzikir karena kebanyakan penghuni pasar melalaikan hal tersebut.

Inilah 10 Tempat Berkumpulnya Jin dan Setan

10 tempat berkumpulnya jin, tempat yang disukai jin

Sama seperti manusia, jin juga merupakan makhluk Allah subhanahu wa ta’ala. Hanya saja, antara jin dan manusia diciptakan berbeda asal usulnya. Jin diciptakan dari api sedangkan manusia dari tanah. Secara kemampuan juga berbeda antara keduanya. Manusia tidak bisa melihat jin secara kasat mata, sedangkan jin bisa melihat manusia seperti kita melihat benda-benda sekitar.

Sebagaimana yang disebutkan dalam Alquran Surat Al A’raf ayat 27:

“Sesungguhnya jin dan para pengikutnya melihat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka.”

Namun, antara jin dan manusia mempunyai persamaan, mereka sama-sama hidup dan mempunyai keturunan. Tidak hanya itu, keduanya juga tinggal di bumi erpijak di atas tanah dan bernaung di bawah langit. Oleh karena itu jin juga sama seperti manusia, mempunyai tempat favorit untuk tinggal.

Salah satu tempat yang disukai jin adalah tempat-tempat yang didalamnya terdapat kemaksiatan dan kesyirikan. Seperti rumahnya para dukun, tukan tenung dan sejenisnya. Eits… Tidak hanya itu, ternyata ada 10 tempat berkumpulnya jin dan setan yang mungkin Anda juga secara tidak sadar juga menyukainya.

Inilah 10 tempat berkumpulnya para jin dan setan:

Lanjutkan membaca →

Hukum Memakai Mukena Warna Warni

hukum memakai mukena warna warni, mukena bergambar, mukena saat sholat

Sholat merupakan salah satu ibadah rutin yang wajib dilaksanakan umat muslim di seluruh dunia. Apapun suku, bangsa, aliran, selama masih termasuk seorang muslim maka tidak boleh meninggalkan sholat. Sebab amalan pertama yang akan dihisab di hari akhir adalah sholat.

Ada banyak sekali hal-hal yang berkaitan dengan sholat ini, baik tata caranya, sunnah-sunnahnya dan lain-lain. Tapi hal yang menjadi topik kali ini tentang sholatnya seorang wanita. Lebih spesifik lagi tentang apa ketentuan pakaian yang boleh dipakai saat sedang sholat.

Sudah sangat umum di negeri kita, Indonesia, seorang wanita yang akan melaksanakan sholat akan mengenakan pakaian khusus yang disebut mukena. Dalam bahasa lain ada yang menyebutnya telekung hingga rukuh. Istilah tersebut akan berbeda beda di setiap daerah.

Warna Putih Lebih Dianjurkan untuk Sholat

Sebetulnya tidak hanya untuk sholat, tapi juga untuk dipakai sehari-hari. Bahkan pakaian warna putih disunnahkan menurut banyak dalil yang menyebutkannya. Salah satu dalil dianjurkannya diantaranya sebagai berikut:

Pakailah pakaian putih karena pakaian seperti itu adalah sebaik-baik pakaian kalian dan kafanilah mayit dengan kain putih pula.” [HR. Abu Daud no. 4061, Ibnu Majah no. 3566 dan An Nasai no. 5325]

Warna pakaian yang dianjurkan di luar sholat adalah putih, apalagi untuk sholat yang mana kita sedang secara langsung beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Bolehkah Pakai Mukena Warna Warni

Seperti kita ketahui mukena yang beredar dipasaran saat ini banyak yang berwarna warni dengan berbagai motif. Kita juga sudah biasa melihat orang-orang memakainya saat sholat. Lihat saja di masjid-masjid sekitar rumah Anda. Tentu hal ini sudah menjadi kebiasaan yang membudaya di Indonesia.

Lalu pertanyaannya, bolehkah memakai mukena warna warni saat sholat menurut pandangan syariat Islam?

hukum memakai mukena warna warni, mukena bergambar, mukena saat sholat

Dalam syarat dan rukun sholat, tidak ada dalil yang menyebutkan atau mengatur tentang warna pakaian yang dipakai untuk sholat. Yang ada, kita diwajibkan untuk mengenakan pakaian yang menutup aurat. Itu artinya tidak ada yang dalil yang menyebutkan harus memakai warna apa.

TAPI…

Ada sebuah dalil tentang dilarangnya kita memakai pakaian yang mencolok. Baik itu mencoloknya karena nyentrik maupun karena lusuh. Berikut ini dalilnya:

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Siapa yang memakai pakaian syuhrah di dunia, maka Allah akan memberinya pakaian hina pada hari kiamat.” [HR Ahmad, Abu Daud, dan An Nasai]

Pakaian syuhrah menurut para ulama adalah pakaian yang terlalu berlebihan sehingga menarik perhatian banyak orang. Ini berlaku tidak hanya di dalam sholat saja, tapi pakaian apapun yang kita kenakan. Terlebih saat sholat, jika kita menggunakan mukena dengan berlebihan sehingga diperhatikan banyak orang maka tentu lebih baik dijauhi.

Semua orang tentu saja tidak ingin menjadi penyebab orang lain memperhatikan kita sehingga mereka tidak khusu’ saat sholat bukan?

Tapi sekali lagi, saat ini sudah banyak wanita yang memakai mukena warna warni sehingga kita sudah tahu dan tidak lagi menjadi perhatian. Hanya saja, patut berhati-hati dan perbaiki niat agar tidak menjadi ujub atau bangga diri saat mengenakan mukena saat sholat.

 

Bolehkah Keramas Saat Nifas?

keramas saat nifas, mandi keramas pasca melahirkan, mandi wajib saat nifas

Tak ada yang lebih membahagiakan bagi pasangan menikah saat kelahiran buah hati untuk pertama kalinya. Selain bahagia melihat si kecil, ibu muda juga bahagia karena banyak hadiah dari pada tetangga, kawan dan saudara, hihi. Tapi ibu yang baru pertama kali melahirkan juga biasanya dirundung kegalauan mengenai mitos-mitos setelah melahirkan atau saat nifas.

Terlebih saat orang-orang tua di sekitarnya mempunyai pemikiran “kolot” yang tidak mau mempertimbangkan sisi medis. Kurangnya pengalaman, mitos-mitos seputar pasca melahirkan tentu akan serta merta diikuti oleh para ibu muda.

Banyak mitos yang bersliweran, salah satunya tentang keramas. Banyak yang gamang dan bimbang tentang hal itu, mungkin termasuk Anda juga. Lalu sebenarnya bagaimana, bolehkah keramas saat nifas?

Keramas Setelah Melahirkan

Beberapa waktu lalu, kakak saya yang seorang bidan membuat video tentang “Mitos Seputar Ibu Nifas Pasca Melahirkan”. Dari sana ternyata banyak muncul pertanyaan mengenai bolehnya keramas setelah melahirkan. Berikut penjelasan tentang keramas bagi ibu nifas:

Menurut mitos yang berkembang, keramas bisa sebakan masuk angin. Jika ibu nifas sakit, maka bayi jadi tidak terurus dengan baik sehingga bisa sebabkan sakit juga. Sebagai ganti keramas, rambut cukup di siram dengan air dingin saja. Apalagi air dingin lebih baik daripada air hangat untuk memperlancar ASI.

Padahal, keramas saat nifas justru dianjurkan terlebih jika kulit kepala Anda lembab. Sebab jika tidak, rambut kepala jadi kotor dan kucel, bahkan menimbulkan bau tak sedap. Jika kondisi rambut Anda seperti itu justru dianjurkan keramas setiap hari. Apalagi jika terjadi pada ibu pasca melahirkan secara caesar.

Tentu cara keramasnya disesuaikan dengan kondisi kesehatan ibu pasca melahirkan. Jika belum bisa banyak beraktivitas, minta tolonglah kepada orang lain untuk membersihkan rambut Anda. Lalu bagaimana jika terjadi kerontokan rambut saat nifas?

Rambut rontok selama masa hamil dan menyusui itu wajar karena terjadi perubahan hormon. Kabar baiknya, setiap rambut yang rontok maka akan tumbuh rambut baru lagi. Jadi, ibu tidak perlu khawatir akan mengalami kebotakan jika rambut rontok saat keramas.

Bagaimana dengan Mandi Keramas (Mandi Junub)?

Ada sebagian orang yang memaknai keramas yang dimaksud adalah mandi junub. Bagaimana jika keramas itu yang dimaksud, apakah diperbolehkan?

Jika keramas seperti itu yang dimaksudkan maka hal itu DILARANG! Bukan karena keramasnya, tapi karena berhubungan intimnya. Menurut syariat dan medis berhubungan badan dengan suami saat nifas tidak diperbolehkan.

dr. Chairulsjah Sjahruddin, SpOG, MARS menyatakan secara tegas bahwa hal itu dilarang karena bisa sebabkan banyak hal, diantaranya infeksi dan pendarahan. Pasalnya, mukosa jalan lahir saat bersalin sangat peka akibat banyak aliran darah (vaskularisasi) sehingga terjadi pelunakan mukosa jalan lahir. Bukan berarti senggama hanya dilarang untuk ibu melahirkan normal, caesar juga demikian.

Menurut Islam hukum berhungan intim saat Nifas adalah haram. Dalilnya ada dalam Alquran Surat 2 Ayat 222, juga berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam, “Kamu boleh melakukan apa saja dengan mereka (istrimu yang sedang haid/nifas) kecuali berhubungan intim.” [H.R. Muslim]

Sekali lagi, jika keramas yang dimaksud adalah keramas mandi junub maka yang seperti itu dilarang. Akan tetapi jika yang dimaksud adalah mencuci rambut biasa, maka itu diperbolehkan baik dari sisi medis maupun syariat Islam.

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat. Sekarang tak perlu lagi ragu, boleh atau tidak keramas setelah melahirkan baik itu melahirkan normal ataupun caesar.

Benih Kurma Thailand Paling Banyak Di Minati Di Indonesia

 

Kampung Kurma, Kampoeng Kurma, Benih Kurma

Memang kebanyakan pohon kurma tumbuh di Timur Tengah, tapi kurma di Thailand juga tidak kalah bagusnya dalam urusan kualitas serta bibit buah kurma.

Seperti yang kita ketahui jika pohon kurma tidak tumbuh di sembarang tempat, dan hanya bisa tumbuh di daerah yang sering terkena sinar matahari tapi masih bisa mendapatkan aliran air. Salah satu daerah yang terkenal akan pertumbuhan pohon kurma yaitu di daerah Timur Tengah, dimana di sana sudh tidak perlu di ragukan lagi terdapat berbagai macam jenis kurma dengan kualitas yang berbeda.

Dan saat ini seiring dengan perkembangan teknologi, sudah banyak Negara yang melakukan percobaan untuk menanam benih kurma menggunakan teknologi. Salah satu yang terkenal akan bibit kurma berkualitas yaitu di Thailand. Dimana kurma di Thailand di budidayakan menggunakan perkembangan teknologi. Untuk lebih lengkapnya simak pembahasan berikut ini.

Benih Kurma Di Thailand

Saat ini negara Thailand telah mempersiapkan diri sebagai salah satu negara yang memproduksi benih kurma terbesar di Dunia. Dimana seperti yang kita ketahui, pohon kurma di Thailand bisa berbuah lebih cepat daripada yang ada di pusatnya yaitu Timur Tengah. Hal ini di tunjang dengan adanya alat bantu berupa teknologi untuk membudidayakannya. Salah satu yang paling terkenal adalah kurma hibrida KL-1, berikut penjelasan lengkapnya.

Kurma hibrida KL-1

Ini merupakan salah satu benih kurma yang berasal dari Thailand, dimana benih kurma satu ini sangat cocok sekali di tanam di daerah tropis. Dan Negara Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki iklim tropis, jadi sangat cocok sekali untuk membudidayakan jenis kurma satu ini. Saat ini benih kurma tropis KL-1 sudah banyak dibudidayakan di Indonesia, termasuk oleh Kampung Kurma.

Keunggulan budidaya benih kurma hibrida Kl-1 diantaranya:

  • Benih kurma ini bisa berbuah lebih cepat di bandingkan dengan benih lainnya, di tambah jika benih ini di budidayaka di daerah beriklim tropis.
  • Selain bisa berbuah dengan cepat, benih kurma ini juga mampu menghasilkan rasa yang manis dengan cepat.
  • Bisa memproduksi buah dengan produktivitas yang tinggi.
  • Harga untuk benih kurma ini terbilang sangat terjangkau dan murah.

Jadi itulah salah satu jenis kurma di Thailand yang saat ini sudah tersebar dan di budidayakan di Indonesia. Sebenarnya, selain kurma KL-1 ini juga ada beberapa macam jenis kurma lain yang ditanam di Indonesia.