Tips Ajak Anak Naik Pesawat Pertama Kali

Diposting pada

anak naik pesawat pertama kali, naik pesawat

Sebelumnya saya pernah menulis ulasan mengenai cara naik pesawat pertama kali yang bisa Anda baca disini. Nah, kali ini masih membahas seputar moda transportasi satu ini.

Saya jadi teringat waktu pertama kali naik pesawat, karena masih single, jadi persiapannya simple. Cukup membawa beberapa helai baju yang dimasukkan ke dalam tas ransel, langsung go! Tak perlu repot bawa kopor besar sehingga musti antri mengambil bagasi setelah mendarat.

Setelah menikah dan punya krucil, ternyata rasanya berbeda ketika hendak terbang dengan pesawat. Maklum lah, sudah ada buntutnya kemana kami pergi, mereka harus ikut.

Ya, mereka, karena pertama kali naik pesawat sejak menikah itu setelah punya 2 anak. Yang bikin seru itu karena anak pertama masih berusia 2 tahun lebih sedikit, anak kedua masih 8 bulan.

Kenapa Memutuskan Naik Pesawat?

Sebuah perjalanan tentu saja ada alasan kenapa dilakukan. Dalam hal ini, kami melakukan perjalanan ke luar kota bertujuan untuk mengunjungi saudara sepupu yang berada di Palembang. Awalnya memang bingung mencari opsi yang enak dan nyaman menuju Palembang.

Opsi pertama naik pesawat, dengan konsekuensi harus naik transportasi 2 kali, kereta api dari Pekalongan ke Jakarta. Lalu naik taksi dari Stasiun menuju Bandara, dan pesawat menuju ke Palembang. Opsi ini kami pertimbangkan karena khawatir karena naik-turun berkali-kali membuat mood anak-anak kacau. Karena itu ada opsi kedua.

Opsi kedua naik mobil, dengan konsekuensi nyetir sendiri sampai Palembang yang di google maps jaraknya sekitar sehari semalam. Ini membuat saya ngilu, hihi. Kelebihannya, kalau naik mobil dan nyetir sendiri bisa berhenti saat si kecil rewel.

Opsi ketiga naik bus malam dari Pekalongan ke Palembang. Konsekuensinya ya harus “nurut” sama pak sopirnya. Maksudnya kita tidak bisa seenaknya berhenti dimanapun kita mau. Dan semua opsi ada kekurangannya, itu yang membuat bingung.

Akhirnya setelah merenung dan meminta pendapat orang lain, kami memutuskan menggunakan opsi pertama yaitu traveling bersama anak naik pesawat. Tapi sedikit diatur temponya. Jadi kami naik kereta api dan transit di Jakarta sehari semalam. Kebetulan di Jakarta banyak saudara tinggal disana. Dengan asumsi, para krucil sudah menyesuaikan diri di lingkungan baru dan tentu sudah beristirahat.

Tips Naik Pesawat Pertama Bersama Anak

Memang saya bukan ahlinya, tapi berdasarkan pengalaman pertama naik pesawat bersama 2 buah hati insya Allah cukup sebagai referensi untuk Anda yang juga akan melakukan perjalanan seperti saya.

Nah, bagian yang penting adalah saat naik pesawat. Terus terang ini yang membuat saya deg-degan karena anak pertama itu agak takut dengan sesuatu yang besar. Lihat excavator saja tidak berani mendekat, saat itu. Padahal pesawat besarnya puluhan kali lipat dari alat berat tersebut.

Oke, langsung saja, inilah beberapa tips ajak anak naik pesawat pertama kali:

1. Lapangkan hatinya

Jauh sebelum saya melakukan perjalanan naik pesawat, terlebih dahulu si sulung kami besarkan hatinya. Saya sudah menceritakan bagimana enaknya naik pesawat dan segala hal yang membuatnya senang. Ini terjadi sekitar 3 bulan sebelum keberangkatan. Hampir setiap hari saya membahas tentang pesawat.

2. Pilih pesawat yang ada layarnya di depan bangku

Ini penting! Pilih pesawat yang full service bukan yang LCC karena biasanya banyak entertainmennya. Paling penting yang ada layarnya di depan kursi, sehingga kita bisa mengalihkan perhatiannya saat di dalam pesawat.

naik pesawat pertama kali

Sekarang pesan pesawat apa aja bisa mudah karena banyak aplikasi booking tiket pesawat sesuai keinginan kita. Salah satunya adalah pegipegi.

Di aplikasi pegipegi, kita tidak hanya bisa beli tiket pesawat tapi juga hotel. Yang paling penting banyak promo potongan harga langsung tanpa memasukkan kode kupon diskon.

Jika Anda membaca ini setelah tanggal 12 Agustus 2019 maka bisa dipastikan promo potongan harga hingga 500.000 sudah tersedia. Yang mau kepoin bisa langsung download aplikasi pegipegi di playstor maupun iOs.

3. Jangan sampai lelah

Penerbangan domestik biasanya memakan waktu tidak lebih dari 2 jam. Kebanyakan malah 1 jam ke semua rute domestik. Waktu 1-2 jam memang tidak terlalu melelahkan, tapi perjalanan setelahnya itu yang membuat lelah. Jadi, sebaiknya pesan hotel sebelum melanjutkan perjalanan Anda untuk mengistirahatkan si kecil.

4. Bawa perbekalan cukup

Bawa secukupnya, jangan terlalu banyak dan jangan kurang. Artinya, kita sebagai orang tua tahu betul seberapa banyak angka cukupnya. Misalnya bawa mainan kesukaan si kecil 2-3 mainan saja. Atau makanan favoritnya yang praktis dan simpel.

Demikian beberapa tips bagi Anda yang ingin mengajak putra atau putrinya naik pesawat pertama kali. Setiap anak mempunyai karakter berbeda jadi bisa disesuaikan. Tentu saja Anda yang lebih tahu karakter anak sendiri.

Gambar Gravatar
Seorang pria asal Pekalongan yang gemar menulis dan sekarang belajar berbisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.