Untuk SUAMI!! Jangan Katakan Ucapan Ini Saat Istri Menangis

Di Islam 6213 views

Jangan Katakan Ucapan Ini Saat Istri Menangis

Wanita adalah mahluk yang sangat dimuliakan dan berkedudukan tinggi di sisi Allah Subhanahuwata’ala. Wanita senantiasa lebih mendahulukan perasaan dibandingkan dengan pikiranya sehingga tidak jarang ia akan mudah menagis dan mengalami kondisi emosional yang tak terduga.

Jangan Katakan Ucapan Ini Saat Istri Menangis

“Sudahlah Lupakan Saja”

ini adalah kalimat yang tidak tepat dilontarkan kepada wanita disaat menangis. Wanita tidak perlu diberitahu kapan dia harus melupakan kesedihanya. Setiap orang mengatasi rasa sedih akan berbeda-beda ada yang bisa cepat melupakan masalah ada juga yang baru bisa melupakan setelah berminggu-minggu

Mengatakan “Sudahlah lupakan Saja” hanya akan membuatnya kesal dan justru rasa sedihnya akan sulit hilang dari perasaan wanita.

“Masalahnya Tidak Seburuk Itu”

Wanita menangis karena ada hal yang sangat buruk menimpanya saat itu. Meskipun masalah itu tampak sepele di mata pria, jika wanita sampai menangis pastilah kejadianya tidak menyenangkan. Mengatakan “masalahnya tidak seburuk itu” akan terkesan meremehkan padahal hal itu sangat penting baginya.

“Tolong Jangan Menangis”

Melarang wanita menangis saat dia sedih bukanlah ide yang baik. Solusi terbaik menghadapi situasi tersebut adalah membiarkan ia meluapkan perasaanya dengan cara menangis. Memintanya untuk berhenti menangis justru akan membuatnya semakin berlinang airmatanya.

“Reaksi kamu terlalu berlebihan”

mengucakan kata-kata “kamu terlalu berlebihan” ketika istri sedang menangis bukanlah pilihan yang tepat diungkapkan. Di pikiran wanita mereka tidak pernah merasa reaksinya berlebihan terhadap apapun, jika sampai membuat menangis berarti ada hal yang sensitif terhadap perasaanya.

Itulah kata-kata yang sebaiknya di hindari ketika istri sedang menangis. Sudah sepantasnya sebagai seorang suami untuk memuliakan istri dan memberikan ketentraman jiwanya serta menjaga sebaik mungkin. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda yang artinya:

“Mukmin yang paling sempurna imanya adalah yang paling baik akhlaknya, dan sebaik-baik kalian adalah yang paling baik akhlaknya terhadap istri-istrinya” [HR. Tirmidzi]

Sebagai seorang suami hendaknya membiasakan diri berkata baik dengan selalu mengucapkan perkataan yang dapat membahagiakan istrinya, seorang istri tidak boleh dicaci, dihina atau dikatakan kepadanya perkataan yang buruk.

Baca Juga : Ciri-ciri Istri Pengundang Rizki Suami
author
Penulis: 
    Baca Juga×

    Top